Anus Nyeri Saat Duduk Terlalu Lama

Mengalami anus nyeri saat duduk terlalu lama adalah keluhan yang cukup sering terjadi, terutama pada orang yang bekerja di depan komputer, sering mengemudi jarak jauh, atau memiliki kebiasaan duduk berjam-jam tanpa jeda. Nyeri bisa terasa seperti ditekan, perih, panas, atau muncul sensasi tidak nyaman di sekitar dubur. Kondisi ini tidak boleh diabaikan karena dapat berkaitan dengan gangguan pada area anus dan rektum.

Anus Nyeri Saat Duduk Terlalu Lama, Kenapa?

1. Tekanan Berlebih pada Area Dubur

Saat duduk, berat badan bertumpu pada panggul dan area sekitar anus. Jika dilakukan terlalu lama, tekanan ini dapat menghambat aliran darah dan memicu pembengkakan pembuluh darah di anus, terutama pada orang yang memiliki kecenderungan wasir.

2. Wasir (Ambeien) Menyebabkan Anus Nyeri Saat Duduk Terlalu Lama

Wasir merupakan penyebab paling umum anus terasa nyeri saat duduk. Benjolan wasir, baik di dalam maupun luar anus, akan terasa semakin sakit ketika mendapat tekanan terus-menerus dari posisi duduk. Pada kondisi tertentu, nyeri dapat disertai rasa penuh atau mengganjal.

3. Fisura Ani

Fisura ani adalah luka kecil di saluran anus. Duduk lama dapat memperparah nyeri karena area yang luka terus mengalami tekanan dan gesekan, terutama jika permukaan duduk keras.

4. Otot Panggul Tegang

Duduk dalam posisi yang sama terlalu lama bisa membuat otot dasar panggul menegang. Ketegangan ini dapat memicu nyeri menjalar ke area anus, bahkan terasa seperti tertusuk.

5. Iritasi Kulit dan Kelembapan

Keringat yang terperangkap saat duduk lama, terutama di cuaca panas atau ruangan tertutup, dapat menyebabkan iritasi kulit di sekitar dubur sehingga muncul rasa perih dan panas.

Cara Mengurangi Anus Nyeri Saat Duduk Terlalu Lama

1. Ubah Posisi Secara Berkala

Setiap 30–60 menit, berdirilah sejenak atau berjalan ringan untuk mengurangi tekanan pada area dubur.

2. Gunakan Bantalan Duduk Agar Anus Tidak Nyeri Duduk Terlalu Lama

Bantal khusus berbentuk donat dapat membantu mengurangi tekanan langsung pada anus, terutama bagi penderita wasir.

3. Jaga Pola BAB

Hindari mengejan keras saat BAB. Konsumsi cukup serat dan air putih agar feses lebih lunak dan tidak memperparah nyeri.

4. Jaga Kebersihan Area Anus

Bersihkan area dubur dengan lembut dan pastikan tetap kering. Hindari tisu kasar atau sabun berpewangi kuat.

5. Kompres Hangat atau Dingin

Kompres dapat membantu meredakan nyeri dan ketegangan otot di sekitar anus.

Kapan Harus Periksa ke Dokter?

Segera lakukan pemeriksaan ke ST Wasir Center apabila:

  • Nyeri tidak membaik meski sudah mengurangi duduk
  • Muncul benjolan, perdarahan, atau rasa panas berlebihan
  • Nyeri semakin berat saat duduk atau BAB
  • Keluhan sering kambuh dan mengganggu aktivitas

Pemeriksaan dini sangat penting untuk memastikan apakah keluhan disebabkan oleh wasir, fisura ani, atau gangguan lain. Dengan penanganan yang tepat dan modern, keluhan dapat dikendalikan sebelum berkembang menjadi lebih parah.

Rate this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *