Anus sering basah saat beraktivitas adalah keluhan yang cukup banyak dialami, namun sering membuat penderitanya bingung dan tidak nyaman untuk dibicarakan. Kondisi ini bisa ditandai dengan rasa lembap terus-menerus di area anus, celana dalam cepat basah, hingga muncul bau tidak sedap. Meski tidak selalu disertai nyeri, keluhan ini tetap perlu diwaspadai.
Area anus memang secara alami lembap, tetapi jika rasa basah muncul berlebihan dan berlangsung terus, ada kemungkinan terjadi gangguan kesehatan tertentu.
Contents
Penyebab Anus Sering Basah Saat Beraktivitas
Salah satu penyebab paling umum adalah gangguan pada saluran anus, seperti fistula ani. Pada kondisi ini, terbentuk saluran kecil yang menyebabkan cairan keluar secara perlahan tanpa disadari, terutama saat banyak bergerak atau beraktivitas.
Selain fistula, ambeien juga dapat menyebabkan anus terasa basah. Ambeien yang meradang bisa memicu produksi lendir berlebih sehingga area anus menjadi lembap. Kondisi ini sering terjadi pada ambeien yang sering kambuh atau tidak ditangani dengan tuntas.
Penyebab lainnya adalah iritasi kulit sekitar anus, infeksi ringan, atau bekas luka anus yang belum sembuh sempurna. Pada beberapa kasus, anus sering basah juga dapat terjadi akibat gangguan kontrol otot anus.
Gejala yang Sering Menyertai
Anus sering basah saat beraktivitas biasanya disertai keluhan lain, seperti gatal, perih, atau rasa lengket di sekitar anus. Beberapa orang juga merasakan tidak nyaman saat duduk lama atau muncul bau tidak sedap meski sudah menjaga kebersihan.
Jika disertai keluarnya cairan berwarna kekuningan, nyeri, atau luka kecil yang tidak kunjung sembuh, kondisi ini patut dicurigai sebagai tanda infeksi atau fistula ani.
Anus Sering Basah Saat Beraktivitas: Apakah Berbahaya?
Pada tahap awal, anus terasa basah memang belum tentu berbahaya. Namun, jika dibiarkan, kondisi ini dapat menyebabkan iritasi kulit, infeksi berulang, dan menurunkan kenyamanan saat beraktivitas. Dalam jangka panjang, gangguan yang tidak ditangani dengan tepat bisa berkembang menjadi masalah anus yang lebih serius.
Karena itu, penting untuk mencari tahu penyebab pastinya, bukan hanya mengandalkan perawatan sementara.
Penanganan yang Tepat dan Terarah
Penanganan anus sering basah harus disesuaikan dengan penyebabnya. Pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan apakah keluhan disebabkan oleh ambeien, fistula ani, atau gangguan lainnya. Penanganan yang tepat membantu mengurangi keluhan sekaligus mencegah komplikasi.
Di ST Wasir Center, keluhan anus sering basah ditangani dengan pendekatan modern dan menyeluruh. Pemeriksaan dilakukan untuk menentukan sumber masalah sehingga penanganan bisa lebih tepat sasaran dan hasilnya optimal.
Kapan Harus Periksa ke Dokter?
Jika anus sering basah saat beraktivitas berlangsung lama, disertai bau, nyeri, atau keluarnya cairan, sebaiknya segera konsultasi. Penanganan sejak dini membantu mencegah kondisi menjadi lebih berat.
ST Wasir Center menangani berbagai gangguan anus seperti ambeien, fistula ani, dan fisura ani dengan pendekatan yang tepat sesuai kebutuhan pasien.