Anus terasa basah terus sering membuat tidak nyaman, gatal, dan menurunkan rasa percaya diri. Banyak orang mengira kondisi ini hanya karena keringat, padahal bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan di area anus. Penting untuk memahami penyebabnya agar penanganan bisa dilakukan dengan tepat dan tidak semakin parah.
Contents
Penyebab Anus Terasa Basah Terus
Salah satu penyebab paling umum adalah lendir yang keluar dari anus. Lendir ini bisa muncul akibat iritasi, peradangan, atau gangguan pada saluran anus dan rektum. Kondisi seperti ambeien (wasir) sering menimbulkan rasa lembap karena pembuluh darah yang membengkak menghasilkan cairan berlebih.
Selain itu, fistula ani juga bisa menyebabkan anus terasa basah terus. Fistula merupakan saluran abnormal antara anus dan kulit sekitarnya yang dapat mengeluarkan cairan, nanah, atau lendir. Jika tidak ditangani, kondisi ini bisa berulang dan menimbulkan infeksi.
Penyebab lainnya adalah fisura ani, yaitu luka atau robekan kecil di anus. Luka ini dapat memicu keluarnya cairan sebagai respons peradangan, sehingga area anus terasa lembap dan perih, terutama setelah buang air besar.
Apakah Anus Terasa Basah Berbahaya?
Tidak selalu berbahaya, tetapi tidak boleh diabaikan. Jika anus terasa basah disertai gatal hebat, nyeri, bau tidak sedap, atau keluar darah dan nanah, hal ini bisa menandakan masalah yang lebih serius. Penanganan yang terlambat dapat menyebabkan infeksi meluas dan proses penyembuhan menjadi lebih lama.
Cara Mengurangi Rasa Basah di Anus
Menjaga kebersihan area anus sangat penting. Bersihkan anus dengan air bersih setelah BAB dan keringkan dengan lembut. Hindari penggunaan sabun yang mengandung pewangi karena dapat memperparah iritasi.
Namun, jika anus terasa basah terus tidak membaik, pengobatan mandiri saja tidak cukup. Diperlukan pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab pastinya, apakah karena ambeien, fistula ani, atau gangguan lainnya.
Penanganan Medis yang Tepat
Di ST Wasir Center, penanganan anus terasa basah dilakukan berdasarkan penyebabnya. Untuk ambeien, tersedia metode modern seperti radiofrekuensi, ultrasonik, dan teknik ligasi nilon (Well-C) tanpa jahitan. Sementara itu, fistula ani ditangani dengan teknik FILLAC yang dirancang untuk membantu proses penyembuhan secara tepat.
Pendekatan ini bertujuan mengurangi keluhan, mencegah kekambuhan, dan membantu pasien kembali beraktivitas dengan nyaman.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera periksakan diri jika anus terasa basah lebih dari beberapa hari, disertai nyeri, benjolan, atau cairan tidak normal. Diagnosis dini akan membantu menentukan penanganan yang sesuai dan mencegah komplikasi.
Jika Anda mengalami keluhan ini, konsultasi ke ST Wasir Center dapat menjadi langkah awal untuk mendapatkan penanganan yang modern dan tepat sasaran.