Rasa nyeri di anus saat buang air besar sering membuat seseorang merasa tidak nyaman bahkan takut ke toilet. Banyak orang bertanya anus terasa nyeri saat BAB penyebabnya apa, karena kondisi ini bisa muncul tiba-tiba dan berlangsung berulang. Nyeri saat BAB biasanya menandakan adanya gangguan di area anus yang perlu diperhatikan agar tidak berkembang menjadi masalah yang lebih serius.
Contents
Penyebab Anus Terasa Nyeri Saat BAB
Nyeri saat buang air besar umumnya terjadi karena adanya iritasi, luka, atau pembengkakan di area anus. Ketika feses keluar, jaringan yang sensitif akan tertekan sehingga menimbulkan rasa sakit.
Beberapa penyebab yang sering terjadi antara lain:
- Ambeien atau wasir
- Fisura ani (luka di anus)
- Fistula ani
- Sembelit atau feses keras
- Infeksi di area anus
Setiap penyebab memiliki penanganan yang berbeda sehingga pemeriksaan dokter sangat penting.
Gejala yang Perlu Diperhatikan
Anus terasa nyeri saat BAB biasanya disertai dengan gejala lain yang membantu menentukan penyebabnya. Gejala tambahan ini tidak boleh diabaikan.
Gejala yang sering muncul:
- Rasa perih saat BAB
- Benjolan di anus
- Gatal di area anus
- Anus terasa panas
- Luka di sekitar anus
- Rasa tidak nyaman setelah BAB
Jika gejala berlangsung lama, kondisi bisa menjadi lebih serius.
Kapan Harus Periksa ke Dokter
Nyeri saat BAB tidak boleh dianggap sepele, terutama jika terjadi terus-menerus. Pemeriksaan dokter diperlukan untuk mengetahui penyebab yang sebenarnya.
Tanda yang perlu diwaspadai:
- Nyeri tidak kunjung hilang
- BAB semakin sulit
- Benjolan semakin besar
- Luka tidak sembuh
- Aktivitas terganggu
Pemeriksaan sejak dini membantu mencegah komplikasi dan mempercepat penyembuhan.
Penanganan di ST Wasir Center
Untuk mengetahui anus nyeri saat BAB penyebabnya, pemeriksaan medis sangat diperlukan. ST Wasir Center sebagai pusat proktologi Indonesia menyediakan pemeriksaan dan penanganan ambeien, fisura ani, dan fistula ani dengan teknologi modern seperti laser, radiofrekuensi, ultrasonik, laser, dan teknik FILLAC untuk fistula ani.
Dengan pemeriksaan yang tepat, dokter dapat menentukan penyebab nyeri saat BAB dan memberikan penanganan yang sesuai dengan kondisi pasien.
Kesimpulan: Anus Terasa Nyeri Saat BAB
Anus nyeri saat BAB penyebabnya bisa karena ambeien, fisura ani, fistula ani, atau sembelit. Kondisi ini perlu diperiksa agar tidak berkembang menjadi lebih parah.
Jika nyeri saat BAB tidak kunjung membaik, segera lakukan pemeriksaan di ST Wasir Center agar mendapatkan penanganan modern sesuai kondisi yang dialami.