Pertanyaan “apakah fistula menular lewat hubungan anal” cukup sering muncul karena banyak orang mengaitkan penyakit di sekitar anus dengan aktivitas seksual. Namun, penting untuk dipahami bahwa fistula ani bukan penyakit menular seksual (PMS). Fistula ani adalah saluran kecil tidak normal yang terbentuk antara bagian dalam anus dan kulit di sekitarnya akibat infeksi atau abses (nanah) yang tidak sembuh sempurna.
Jadi, secara medis, fistula ani tidak bisa menular lewat hubungan anal, tetapi aktivitas tersebut bisa memperburuk kondisi yang sudah ada.
Contents
Mengapa Fistula Ani Bisa Terjadi?
Fistula ani berawal dari infeksi di kelenjar kecil di dalam anus. Ketika infeksi itu tidak sembuh tuntas, terbentuklah abses yang pecah. Hal ini meninggalkan saluran kecil yang menghubungkan bagian dalam anus ke kulit luar. Saluran inilah yang disebut fistula.
Beberapa faktor pemicu terjadinya fistula antara lain:
-
Riwayat abses anus atau bisul di sekitar anus.
-
Luka atau peradangan kronis pada dinding anus.
-
Penyakit radang usus (seperti Crohn’s disease).
-
Kurangnya kebersihan area anus.
Apakah Fistula Menular Lewat Hubungan Anal?
Walau fistula ani tidak menular lewat hubungan anal, aktivitas seksual melalui anus dapat memperburuk luka atau mempercepat infeksi pada jaringan yang sudah rapuh. Tekanan dan gesekan selama hubungan anal bisa membuat luka lama terbuka kembali, atau memperluas saluran fistula yang sudah ada.
Selain itu, jika hubungan dilakukan tanpa pelindung dan tidak higienis, risiko infeksi tambahan (misalnya dari bakteri atau virus menular seksual) akan meningkat, yang pada akhirnya dapat memperparah peradangan di sekitar anus.
Oleh karena itu, bagi seseorang yang sudah memiliki luka atau riwayat fistula, hubungan anal sebaiknya dihindari dulu hingga benar-benar sembuh total.
Pengobatan Fistula Ani di ST Wasir Center
Untuk mengobati fistula ani secara tuntas, ST Wasir Center menggunakan metode modern FILLAC, teknologi asal Jerman yang menutup saluran fistula dari dalam menggunakan energi laser.
Metode ini dilakukan tanpa sayatan besar, tanpa jahitan, dan minim nyeri. Pasien bisa pulang di hari yang sama karena prosedur tergolong one day care. Selain mengobati fistula, FILLAC juga membantu mencegah infeksi berulang di masa depan.
Kesimpulan: Apakah Fistula Menular Lewat Hubungan Anal?
Jadi, menjawab pertanyaan “apakah fistula menular lewat hubungan anal” — jawabannya adalah tidak menular. Namun, hubungan anal yang tidak higienis atau dilakukan saat luka belum sembuh dapat memperparah kondisi dan menimbulkan infeksi baru.
Jika mengalami keluhan seperti keluar nanah, nyeri, atau benjolan di sekitar anus, segera periksa ke ST Wasir Center untuk mendapatkan penanganan modern dan aman sebelum kondisi semakin parah.