Banyak orang bertanya, “Benarkah ambeien menular?”—terutama ketika ada anggota keluarga atau teman dekat yang mengalami keluhan serupa. Kekhawatiran ini wajar, tetapi penting untuk memahami fakta medis yang sebenarnya. Ambeien, atau wasir, adalah pembengkakan pembuluh darah di area anus atau rektum. Kondisi ini dapat menimbulkan gejala seperti nyeri, gatal, perih, hingga perdarahan saat buang air besar. Namun, meskipun dapat dialami oleh banyak orang, ambeien bukanlah penyakit menular.
Contents
Mengapa Ambeien Tidak Menular?
1. Berasal dari Faktor Internal, Bukan Infeksi: Ambeien Tidak Menular
Ambeien tidak disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur. Karena bukan infeksi, penyakit ini tidak bisa berpindah dari satu orang ke orang lain melalui sentuhan, penggunaan toilet yang sama, hubungan seksual, atau kontak fisik apa pun.
2. Berkaitan dengan Tekanan Berlebih di Panggul
Penyebab utama ambeien adalah tekanan berlebih pada pembuluh darah di anus. Faktor pemicunya meliputi:
-
Sering mengejan saat BAB
-
Konstipasi kronis
-
Diare berkepanjangan
-
Kehamilan atau persalinan
-
Duduk terlalu lama
-
Angkat beban berat
-
Pola makan kurang serat
Semua hal tersebut adalah kondisi dari dalam tubuh seseorang, bukan sesuatu yang dapat menular kepada orang lain.
3. Pola Kebiasaan, Bukan Paparan
Meskipun terlihat seperti “turunan” dalam keluarga, sebenarnya yang diturunkan adalah pola kebiasaan atau struktur jaringan tertentu—bukan penyakit yang menular. Misalnya, anggota keluarga mungkin memiliki pola makan rendah serat atau kebiasaan duduk lama yang sama, sehingga risiko ambeien muncul pada lebih dari satu orang.
Jika Tidak Menular, Mengapa Banyak Orang Mengalaminya?
Ambeien sangat umum. Gaya hidup modern menjadi salah satu penyebab tingginya angka penderita, terutama karena:
-
Kurang gerak
-
Konsumsi makanan olahan
-
Kurang minum
-
Stres dan pola BAB tidak teratur
Kondisi ini bisa dialami siapa saja, baik anak muda, orang tua, ibu hamil, hingga pekerja kantoran.
Hubungan Ambeien dan Imunitas: Apakah HIV Memperburuk?
Ambeien tidak ada kaitannya dengan HIV dan tidak menular lewat hubungan seksual. Namun, pada orang dengan daya tahan tubuh yang menurun, proses penyembuhan luka bisa lebih lambat. Jika penderita HIV mengalami ambeien, penanganannya tetap aman dan dapat dilakukan di klinik yang memahami prosedur steril dan aman. ST Wasir Center adalah salah satu fasilitas yang memiliki pengalaman menangani berbagai kondisi anorektal, termasuk pada pasien dengan riwayat kesehatan khusus.
Kapan Harus Memeriksakan Ambeien ke Dokter?
Segera lakukan pemeriksaan jika:
-
Muncul perdarahan berulang saat BAB
-
Terdapat benjolan yang tidak masuk kembali
-
Nyeri makin kuat
-
Keluhan tidak membaik dalam 2–3 hari
-
Ada riwayat penyakit tertentu yang membuat penyembuhan lebih lambat
Pemeriksaan di ST Wasir Center membantu menentukan tingkat keparahan ambeien dan memberikan pilihan terapi tanpa jahitan seperti radiofrekuensi, ultrasonik, dan ligasi Well-C.
Kesimpulan: Benarkah Ambeien Menular?
Jadi, ambeien tidak menular. Kondisi ini lebih berkaitan dengan pola BAB, gaya hidup, dan tekanan pada area panggul. Dengan memahami penyebab dan cara mencegahnya, keluhan ambeien dapat dikendalikan dan diobati dengan tepat.