Munculnya benjolan di anus makin besar perlahan sering kali membuat seseorang cemas, apalagi jika awalnya tidak terasa nyeri. Banyak orang menunda pemeriksaan karena menganggap benjolan tersebut akan hilang sendiri. Padahal, pembesaran yang berlangsung bertahap bisa menjadi tanda adanya gangguan di area anus yang perlu ditangani dengan tepat.
Contents
Mengapa Benjolan di Anus Bisa Membesar Perlahan?
Benjolan di area anus tidak selalu muncul tiba-tiba. Pada banyak kasus, ukurannya bertambah secara perlahan akibat faktor-faktor berikut:
1. Wasir (Ambeien) yang Berkembang Menjadikan Benjolan di Anus Makin Besar Perlahan
Wasir adalah penyebab paling umum. Pada stadium awal, benjolan bisa kecil dan hanya terasa saat BAB. Namun jika sering mengejan, duduk lama, atau mengalami konstipasi berulang, pembuluh darah di anus dapat semakin membesar sehingga benjolan tampak makin jelas dari waktu ke waktu.
2. Wasir yang Tidak Ditangani
Wasir yang dibiarkan tanpa penanganan cenderung bertambah besar. Awalnya bisa masuk kembali ke dalam anus, tetapi lama-kelamaan menetap di luar dan sulit dimasukkan.
3. Trombosis Wasir: Benjolan di Anus Keluar dan Makin Besar Perlahan
Pada kondisi tertentu, darah dapat menggumpal di dalam pembuluh wasir. Benjolan bisa membesar secara bertahap dan biasanya disertai rasa tegang atau nyeri.
4. Fistula atau Abses Awal
Meski lebih jarang, benjolan yang membesar perlahan juga dapat berkaitan dengan fistula atau abses anus tahap awal. Biasanya disertai rasa tidak nyaman, nyeri tekan, atau keluarnya cairan.
Untuk memastikan penyebab pastinya, evaluasi medis di ST Wasir Center sangat dianjurkan, terutama bila benjolan terus bertambah besar.
Gejala yang Sering Menyertai Benjolan di Anus Makin Besar Perlahan
Selain pembesaran ukuran, benjolan di anus bisa disertai:
-
Rasa mengganjal atau penuh di dubur
-
Sulit duduk lama
-
Perdarahan saat BAB
-
Gatal atau perih di sekitar anus
-
BAB terasa tidak tuntas
Gejala-gejala ini sering muncul perlahan dan makin terasa seiring waktu.
Apakah Benjolan di Anus Bisa Hilang Sendiri?
Pada sebagian kecil kasus ringan, perubahan gaya hidup dapat membantu mengurangi keluhan. Namun jika benjolan di anus makin besar, kondisi ini jarang sembuh tanpa penanganan yang tepat. Justru, keterlambatan pemeriksaan bisa membuat terapi menjadi lebih kompleks.
Cara Menangani Benjolan di Anus
Penanganan tergantung pada penyebab dan stadium keluhan, antara lain:
-
Perbaikan pola BAB dan konsumsi serat
-
Penggunaan salep atau obat tertentu
-
Tindakan medis minimal invasif
-
Terapi modern tanpa jahitan, sesuai indikasi
Di ST Wasir Center, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk menentukan metode penanganan yang tepat, modern, dan sesuai kondisi pasien.
Kapan Harus Periksa ke Klinik?
Segera lakukan pemeriksaan jika:
-
Benjolan terus membesar
-
Sulit masuk kembali ke anus
-
Disertai perdarahan atau nyeri
-
Mengganggu aktivitas harian
-
Tidak membaik setelah perawatan mandiri
Penanganan sejak dini membantu mencegah komplikasi dan mempercepat pemulihan.