Fistula ani adalah kondisi terbentuknya saluran abnormal antara bagian dalam anus dan kulit di sekitarnya. Keluhan ini sering ditandai dengan luka kecil dekat anus yang mengeluarkan nanah atau cairan dan tidak kunjung sembuh. Penanganan fistula ani tidak bisa disamakan dengan luka biasa karena sumber masalah berada di dalam saluran anus. Artikel ini membahas bagaimana cara menangani fistula ani dengan tepat dan aman.
Contents
Mengapa Fistula Ani Tidak Bisa Sembuh Sendiri?
Fistula ani memiliki saluran yang terus mengalirkan cairan dari dalam anus ke permukaan kulit. Selama saluran ini masih terbuka, luka luar akan terus basah dan sulit sembuh. Penggunaan obat oles atau antibiotik saja biasanya hanya mengurangi gejala sementara.
Karena itu, fistula ani membutuhkan penanganan yang menargetkan saluran fistula, bukan hanya lukanya.
Gejala Fistula Ani yang Perlu Diwaspadai
Beberapa tanda fistula ani antara lain:
-
Nanah keluar berulang dari anus
-
Luka kecil dekat anus yang tidak sembuh
-
Bau tidak sedap
-
Nyeri tumpul atau berdenyut
-
Area anus sering lembap
Jika gejala berlangsung lama, kemungkinan fistula sudah menjadi kronis.
Tahapan Penanganan Fistula Ani
Penanganan fistula ani dilakukan secara bertahap, dimulai dari pemeriksaan untuk mengetahui jalur dan kedalaman saluran. Setelah itu, dokter akan menentukan metode penanganan yang paling sesuai.
Tujuan utama penanganan adalah menutup saluran fistula secara aman tanpa merusak fungsi otot anus.
Cara Menangani Fistula Ani di ST Wasir Center
ST Wasir Center menangani fistula ani dengan pendekatan modern yang fokus pada penyebab utama. Untuk fistula ani, digunakan teknik FILLAC, yaitu metode yang dirancang untuk menutup saluran fistula dengan aman sambil menjaga fungsi kontrol BAB.
Teknik ini menjadi solusi bagi pasien yang ingin penanganan yang lebih nyaman dan risiko kekambuhan lebih rendah.
Jika ditemukan kondisi lain:
-
Fisura ani ditangani dengan radiofrekuensi atau laser, bukan teknik FILLAC
-
Ambeien ditangani dengan metode tanpa jahitan seperti radiofrekuensi, ultrasonik, dan Well-C (ligasi nilon)
Pendekatan ini memastikan setiap keluhan ditangani sesuai diagnosis.
Kesalahan Umum dalam Menangani Fistula Ani
Beberapa kesalahan yang sering terjadi antara lain:
-
Mengandalkan obat tanpa tindakan
-
Menunda pemeriksaan karena nyeri ringan
-
Mengira fistula sebagai bisul biasa
Kesalahan ini dapat menyebabkan fistula semakin kompleks.
Kapan Harus Segera Berkonsultasi?
Segera periksa jika:
-
Nanah keluar berulang
-
Luka dekat anus tidak sembuh lebih dari dua minggu
-
Bau tidak sedap muncul terus-menerus
-
Nyeri makin sering terjadi
Dengan penanganan yang tepat di ST Wasir Center, fistula ani dapat ditangani secara efektif sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih berat.