Dubur Perih Saat Duduk Lama, Apa Penyebabnya?

Dubur perih saat duduk lama sering dianggap sepele, padahal keluhan ini bisa menjadi tanda adanya gangguan pada area anus, seperti ambeien atau iritasi jaringan. Rasa perih biasanya muncul setelah duduk dalam waktu lama di kursi keras, bekerja berjam-jam, atau berkendara jarak jauh.

Tekanan Berlebih pada Area Anus

Duduk terlalu lama memberikan tekanan langsung pada pembuluh darah di sekitar anus. Tekanan ini dapat menghambat aliran darah sehingga memicu pembengkakan dan peradangan. Jika terjadi berulang, kondisi ini dapat menyebabkan dubur terasa perih, panas, atau tidak nyaman saat duduk.

Keluhan biasanya akan berkurang saat berdiri atau berjalan karena tekanan pada area anus berkurang.

Ambeien sebagai Penyebab Utama Dubur Perih Saat Duduk Lama

Salah satu penyebab paling umum dubur perih saat duduk lama adalah ambeien. Pembuluh darah yang membengkak di area anus akan lebih sensitif terhadap tekanan. Saat duduk, benjolan ambeien tertekan sehingga menimbulkan rasa perih atau nyeri yang mengganggu.

Keluhan ini sering disertai gejala lain seperti benjolan di anus, rasa mengganjal, atau perdarahan ringan saat BAB.

Iritasi dan Luka Kecil di Anus

Selain ambeien, dubur perih juga bisa disebabkan oleh iritasi atau luka kecil pada kulit anus. Luka ini bisa terjadi akibat BAB keras, gesekan berulang, atau kebersihan area anus yang kurang terjaga. Saat duduk lama, area yang iritasi akan tertekan sehingga menimbulkan rasa perih yang lebih jelas.

Jika dibiarkan, iritasi dapat berkembang menjadi peradangan yang lebih berat.

Faktor Risiko yang Memperparah Dubur Perih Saat Duduk Lama

Beberapa faktor yang dapat memperparah rasa perih saat duduk lama antara lain:

  • Duduk dalam waktu lama tanpa jeda

  • Kebiasaan mengejan kuat saat BAB

  • Sembelit kronis

  • Kurang aktivitas fisik

  • Berat badan berlebih

Faktor-faktor ini meningkatkan tekanan pada area panggul dan anus sehingga keluhan lebih mudah muncul.

Cara Mengurangi Nyeri Dubur Saat Duduk

Untuk membantu mengurangi rasa perih, beberapa langkah yang dapat dilakukan adalah:

  • Menghindari duduk terlalu lama tanpa istirahat

  • Menggunakan bantalan duduk yang empuk

  • Rutin berdiri atau berjalan setiap 30–60 menit

  • Mengonsumsi makanan tinggi serat agar BAB lancar

  • Minum air putih cukup setiap hari

Langkah-langkah ini membantu mengurangi tekanan pada pembuluh darah anus dan mencegah pembengkakan berulang.

Kapan Perlu Memeriksakan Diri?

Jika dubur perih saat duduk lama disertai benjolan, perdarahan, atau nyeri yang semakin berat, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan. Penanganan yang tepat penting untuk mengetahui apakah keluhan disebabkan oleh ambeien atau gangguan anorektal lainnya.

ST Wasir Center menyediakan pemeriksaan untuk keluhan nyeri dubur saat duduk lama, sehingga penyebab dapat diketahui secara akurat dan ditangani dengan metode yang sesuai.

Kesimpulan

Anus perih saat duduk lama umumnya disebabkan oleh tekanan berlebih pada area anus, ambeien, atau iritasi jaringan. Mengurangi durasi duduk, menjaga pola BAB, dan melakukan pemeriksaan bila keluhan berlanjut sangat penting untuk mencegah kondisi menjadi lebih parah dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Rate this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *