Fisura ani perih banget adalah keluhan yang sering dirasakan penderita luka pada dinding anus. Rasa perih biasanya terasa tajam seperti tersayat, terutama saat buang air besar dan bisa bertahan cukup lama setelahnya. Kondisi ini terjadi karena adanya robekan kecil pada jaringan anus yang sangat sensitif terhadap gesekan dan tekanan.
Contents
Apa itu Fisura Ani?
Fisura ani adalah luka atau robekan kecil pada dinding anus. Luka ini biasanya terjadi akibat tekanan berlebih saat BAB keras atau mengejan terlalu kuat. Karena area anus memiliki banyak saraf sensitif, luka kecil saja bisa menimbulkan rasa perih yang sangat mengganggu.
Rasa nyeri biasanya muncul saat BAB dan dapat berlanjut beberapa waktu setelahnya.
Penyebab Fisura Ani Terasa Sangat Perih
Rasa perih yang hebat pada fisura ani disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, luka berada di area yang sering bergerak dan terpapar gesekan. Kedua, otot anus bisa mengalami kejang ringan setelah terjadi luka, sehingga menambah sensasi nyeri dan perih.
Beberapa pemicu yang sering menyebabkan fisura ani antara lain:
-
Sembelit dan feses keras
-
Kebiasaan mengejan terlalu kuat
-
Diare berulang
-
Iritasi pada area anus
-
Trauma ringan saat BAB
Jika penyebab ini terus berulang, luka sulit sembuh dan rasa perih bisa semakin berat.
Gejala yang Sering Dirasakan
Fisura ani perih banget biasanya disertai beberapa gejala lain, seperti:
-
Nyeri tajam saat BAB
-
Sensasi panas atau terbakar di anus
-
Perdarahan ringan pada tisu
-
Rasa takut BAB karena nyeri
-
Perih saat duduk atau berjalan
Gejala tersebut dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan kualitas hidup penderita.
Dampak Jika Tidak Ditangani
Jika fisura ani tidak ditangani dengan tepat, luka dapat menjadi kronis dan lebih sulit sembuh. Nyeri berulang dapat membuat penderita menahan BAB, yang justru memperparah sembelit dan memperbesar risiko luka semakin dalam.
Karena itu, penanganan sejak dini sangat penting untuk mencegah komplikasi.
Penanganan Fisura Ani Perih Banget yang Tepat
Penanganan fisura ani bertujuan untuk membantu luka sembuh dan mengurangi rasa perih. Perubahan pola makan dengan memperbanyak serat dan cairan sangat dianjurkan agar BAB lebih lunak. Selain itu, menjaga kebersihan dan kelembapan area anus juga membantu mempercepat pemulihan.
Pada kondisi tertentu, terapi medis modern dapat digunakan untuk membantu penyembuhan jaringan dan mengurangi nyeri.
ST Wasir Center menangani fisura ani dengan teknologi radiofrekuensi atau laser, sehingga luka dapat ditangani secara lebih modern tanpa metode jahitan.
Kesimpulan
Fisura ani perih banget terjadi karena luka kecil pada dinding anus yang sangat sensitif terhadap tekanan dan gesekan. Kondisi ini umumnya dipicu oleh BAB keras, mengejan kuat, atau iritasi berulang. Penanganan yang tepat dan pemeriksaan sejak dini sangat penting agar luka cepat sembuh dan rasa perih tidak berulang.