Hubungan Seksual dan Ambeien

Banyak orang bertanya tentang kaitan antara hubungan seksual dan ambeien. Apakah aktivitas seksual bisa menyebabkan atau memperparah wasir? Secara medis, ambeien tidak disebabkan langsung oleh hubungan seksual biasa, namun beberapa kondisi tertentu yang berkaitan dengan aktivitas tersebut dapat meningkatkan tekanan pada area anus sehingga memicu atau memperburuk ambeien.

https://static.rsmurniteguh.app/prod/artikel/2023/11/4v28r-a.jpg
https://dk4fkkwa4o9l0.cloudfront.net/production/uploads/article/image/1383/WhatsApp_Image_2022-08-23_at_18.35.11.jpeg
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/8/86/Internal_and_external_hemorrhoids.png

Bagaimana Ambeien Bisa Terjadi?

Ambeien muncul akibat pembengkakan pembuluh darah di sekitar anus atau rektum bagian bawah. Pembengkakan ini biasanya disebabkan oleh tekanan berlebih yang terjadi secara terus-menerus, misalnya karena sembelit kronis, mengejan kuat saat BAB, duduk terlalu lama, atau tekanan pada area panggul.

Tekanan yang berulang membuat pembuluh darah melebar dan akhirnya membentuk benjolan yang terasa nyeri atau mengganjal.

Hubungan Seksual dan Risiko Ambeien

Hubungan seksual secara umum tidak menyebabkan ambeien. Namun, aktivitas yang memberikan tekanan atau gesekan pada area anus dapat meningkatkan risiko iritasi dan pembengkakan pembuluh darah. Kondisi ini terutama berisiko bila seseorang sudah memiliki ambeien sebelumnya atau memiliki faktor risiko seperti sembelit kronis.

Selain itu, perubahan pola aktivitas, kelelahan, atau kurangnya asupan serat dan cairan juga dapat memperburuk kondisi ambeien setelah aktivitas seksual.

Gejala Ambeien yang Bisa Muncul

Jika ambeien terpicu atau memburuk, beberapa gejala berikut dapat dirasakan:

  • Benjolan di anus yang terasa mengganjal

  • Nyeri atau rasa panas di area dubur

  • Perdarahan saat BAB

  • Rasa tidak nyaman saat duduk lama

  • Anus terasa lembap atau gatal

Gejala ini bisa semakin berat jika tekanan pada area anus terus berulang.

Cara Mengurangi Risiko Ambeien

Untuk mengurangi risiko ambeien yang berkaitan dengan aktivitas sehari-hari, beberapa langkah berikut dapat dilakukan:

  • Konsumsi makanan tinggi serat

  • Minum air putih cukup setiap hari

  • Hindari mengejan berlebihan saat BAB

  • Jaga kebersihan area anus

  • Hindari aktivitas yang memberi tekanan berlebih pada anus bila sedang mengalami keluhan

Kebiasaan sehat membantu menjaga aliran darah di area anus tetap lancar dan mengurangi pembengkakan pembuluh darah.

Kapan Perlu Memeriksakan Diri?

Jika setelah aktivitas tertentu muncul nyeri, benjolan, atau perdarahan di anus, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan medis. Penanganan yang tepat membantu mencegah ambeien berkembang menjadi lebih besar atau sering kambuh.

ST Wasir Center menyediakan pemeriksaan menyeluruh untuk keluhan ambeien dan gangguan anorektal lainnya. Dengan evaluasi yang tepat, penyebab keluhan dapat diketahui dan ditangani sesuai kondisi pasien.

Kesimpulan: Hubungan Seksual dan Ambeien

Hubungan seksual tidak secara langsung menyebabkan ambeien, namun tekanan atau gesekan pada area anus dapat memperparah kondisi bila seseorang sudah memiliki faktor risiko. Menjaga pola hidup sehat, menghindari tekanan berlebih pada anus, serta melakukan pemeriksaan bila muncul gejala merupakan langkah penting untuk mencegah ambeien semakin parah.

Rate this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *