Kebiasaan Makan Merusak Pencernaan

Kesehatan pencernaan sangat dipengaruhi oleh pola makan sehari-hari. Sayangnya, banyak orang tanpa sadar memiliki kebiasaan makan yang dapat merusak sistem pencernaan dan memicu berbagai gangguan, mulai dari perut kembung, diare, sembelit, hingga masalah serius seperti ambeien atau fisura ani. Menjaga pola makan bukan hanya penting untuk kenyamanan, tetapi juga mencegah timbulnya keluhan anus dan rektum yang sering membutuhkan perawatan di fasilitas seperti ST Wasir Center.

Makan Terlalu Cepat: Kebiasaan Makan yang Merusak Pencernaan

Kebiasaan makan terburu-buru membuat makanan tidak dikunyah dengan baik. Akibatnya, lambung bekerja lebih berat untuk memecah makanan tersebut. Hal ini bisa menyebabkan:

  • Perut mudah penuh

  • Gas menumpuk

  • Nyeri ulu hati

  • BAB tidak teratur

Selain itu, makan cepat sering membuat seseorang makan lebih banyak dari kebutuhan, memicu kelebihan berat badan yang dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah sekitar anus.

Kurang Serat dalam Menu Harian

Serat adalah komponen penting untuk menjaga pergerakan usus tetap lancar. Namun banyak orang lebih sering mengonsumsi:

  • Fast food

  • Makanan olahan

  • Tepung-tepungan

  • Cemilan manis

Ketika serat kurang, tinja menjadi keras dan kering. Ini membuat seseorang harus mengejan kuat, yang akhirnya dapat menyebabkan ambeien atau memperparah kondisi wasir yang sudah ada. Jika kondisi sudah sering kambuh, penting mempertimbangkan pemeriksaan langsung ke ST Wasir Center untuk mencegah komplikasi.

Terlalu Banyak Makanan Pedas dan Gorengan: Kebiasaan Makan Merusak Pencernaan

Makanan pedas dan digoreng memang menggugah selera, tetapi jika terlalu sering dikonsumsi dapat mengiritasi lambung serta usus. Dampak yang umum terjadi meliputi:

  • Sakit perut

  • Diare

  • Sensasi panas saat BAB

  • Iritasi di area anus

Diare berulang juga dapat memicu luka kecil seperti fisura ani.

Kebiasaan Minum Manis Berlebihan

Minuman manis seperti teh manis, boba, atau soda mengandung gula tinggi yang dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus. Ketidakseimbangan ini bisa membuat pencernaan tidak stabil, mengakibatkan sembelit atau malah BAB terlalu sering.

Kurang Minum Air Putih

Air membantu melunakkan feses dan mendukung proses pencernaan. Jika tubuh kekurangan cairan, feses akan menjadi keras, menimbulkan nyeri, dan memicu ambeien. Kebiasaan ini sering menjadi penyebab utama seseorang akhirnya membutuhkan pengobatan hemoroid khusus.

Kapan Harus Periksa?

Jika kebiasaan makan buruk sudah menyebabkan:

  • BAB sakit

  • Anus perih

  • Benjolan yang keluar

  • Perdarahan

  • BAB tidak lancar berbulan-bulan

Maka pemeriksaan di ST Wasir Center sangat disarankan agar tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih berat.

Rate this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *