Banyak orang tidak menyadari bahwa kurang minum menyebabkan ambeien atau setidaknya memperberat kondisi wasir yang sudah ada. Kebiasaan menunda minum air putih, terutama pada orang dengan aktivitas padat, dapat berdampak langsung pada sistem pencernaan dan kesehatan anus. Salah satu efek yang paling sering muncul adalah gangguan buang air besar yang memicu ambeien.
Contents
Kurang Minum Menyebabkan Ambeien: Apa Hubungannya?
Air memiliki peran penting dalam menjaga konsistensi feses. Ketika tubuh kekurangan cairan, usus besar akan menyerap lebih banyak air dari sisa makanan. Akibatnya, feses menjadi keras dan kering. Kondisi inilah yang membuat seseorang harus mengejan lebih kuat saat BAB.
Mengejan berulang kali meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di area anus. Dalam jangka waktu tertentu, pembuluh darah tersebut bisa membengkak dan membentuk ambeien atau wasir. Oleh karena itu, kurang minum tidak hanya memicu sembelit, tetapi juga memperbesar risiko munculnya wasir.
Gejala Ambeien Akibat Kurang Minum
Beberapa tanda yang sering muncul antara lain:
-
BAB keras dan sulit keluar
-
Harus mengejan lama saat buang air besar
-
Anus terasa perih atau panas setelah BAB
-
Muncul benjolan di sekitar dubur
-
Terkadang disertai darah segar pada feses
Jika kondisi ini terus dibiarkan, ambeien dapat berkembang ke stadium yang lebih tinggi dan menimbulkan nyeri yang mengganggu aktivitas.
Siapa yang Paling Berisiko?
Orang-orang dengan risiko lebih tinggi mengalami ambeien akibat kurang minum antara lain:
-
Pekerja kantoran yang jarang minum karena sibuk
-
Orang yang sering menahan haus
-
Lansia dengan rasa haus yang menurun
-
Ibu hamil
-
Orang yang jarang mengonsumsi serat
Pada kelompok ini, kebiasaan minum yang kurang sering kali menjadi faktor utama kambuhnya wasir.
Cara Mencegah Ambeien Akibat Kurang Minum
Beberapa langkah sederhana namun efektif antara lain:
1. Penuhi Kebutuhan Minum Harian Agar Tidak Kena Ambeien
Minumlah minimal 6–8 gelas air putih per hari, atau lebih jika banyak berkeringat dan beraktivitas fisik.
2. Kombinasikan dengan Serat
Air akan bekerja optimal jika dikombinasikan dengan makanan berserat seperti sayur, buah, dan biji-bijian.
3. Jangan Menunda BAB
Menahan BAB membuat feses semakin keras dan memperberat tekanan saat dikeluarkan.
4. Perhatikan Posisi BAB
Posisi yang tepat membantu feses keluar lebih lancar dan mengurangi risiko mengejan berlebihan.
Kapan Harus Periksa ke Klinik?
Jika ambeien tidak membaik meski sudah memperbaiki pola minum dan makan, atau jika muncul nyeri hebat, perdarahan, dan benjolan yang tidak masuk kembali, sebaiknya segera periksa ke ST Wasir Center. Pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan stadium ambeien dan menentukan metode penanganan yang tepat, termasuk terapi modern tanpa jahitan bila dibutuhkan.
Kesimpulan: Kurang Minum Menyebabkan Ambeien?
Kurang minum menyebabkan ambeien melalui mekanisme sembelit dan mengejan berlebihan. Memenuhi kebutuhan cairan setiap hari adalah langkah sederhana namun sangat penting untuk mencegah dan membantu pemulihan wasir. Jika keluhan berlanjut, penanganan medis yang tepat akan mempercepat proses penyembuhan.