Meski tergolong jarang, beberapa pasien dapat mengalami fistula ani setelah menjalani operasi ambeien. Kondisi ini kerap menimbulkan kecemasan karena gejalanya berbeda dengan wasir, seperti keluarnya cairan atau nanah dari sekitar anus disertai rasa nyeri. Oleh karena itu, memahami penanganan fistula ani secara tepat sangat penting agar kondisi tidak semakin memburuk.
Contents
Apa Itu Fistula Ani
Fistula ani adalah saluran abnormal yang terbentuk antara bagian dalam anus dan kulit di sekitarnya. Saluran ini biasanya muncul akibat infeksi di area anus yang tidak sembuh sepenuhnya, sering kali berawal dari abses atau bisul yang pecah. Ketika infeksi tersebut tidak tertangani dengan optimal, terbentuklah jalur kecil yang menghubungkan bagian dalam anus dengan permukaan kulit.
Penyebab Setelah Operasi Ambeien
Fistula ani pasca operasi ambeien dapat terjadi karena beberapa faktor berikut:
1. Infeksi pada Luka Operasi
Kebersihan area operasi yang kurang optimal dapat memicu masuknya bakteri. Infeksi yang berkembang dapat membentuk abses dan berujung pada fistula ani.
2. Peradangan yang Tidak Sembuh Sempurna
Pada sebagian pasien, peradangan jaringan di sekitar anus berlangsung lebih lama sehingga memicu terbentuknya luka baru di area bekas operasi.
3. Kondisi Kesehatan Tertentu
Gangguan pada sistem kekebalan tubuh atau penyakit radang usus membuat tubuh lebih sulit melawan infeksi ringan, termasuk di area anus.
Gejala
Beberapa tanda yang sering muncul pada fistula ani setelah operasi ambeien antara lain:
-
Keluarnya cairan atau nanah berbau tidak sedap dari lubang kecil di sekitar anus
-
Nyeri saat duduk, berjalan, atau beraktivitas
-
Kemerahan dan peradangan di area anus
-
Demam ringan pada beberapa kasus
Jika gejala tersebut muncul setelah operasi ambeien, segera lakukan pemeriksaan medis agar penanganan fistula ani dapat dilakukan sedini mungkin.
Penanganan Fistula Ani
Di ST Wasir Center, fistula ani ditangani menggunakan teknologi modern FILLAC, yaitu metode laser canggih asal Jerman yang dirancang untuk menutup saluran fistula dari dalam tanpa sayatan besar.
Keunggulan Penanganan Fistula Ani dengan Metode FILLAC
-
Tidak memerlukan luka besar dan tanpa jahitan
-
Minim nyeri dengan proses pemulihan lebih cepat
-
Risiko kekambuhan lebih rendah
-
Prosedur one day care, pasien dapat langsung pulang setelah tindakan
Teknologi ini bekerja secara presisi untuk menutup saluran fistula tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya, sehingga lebih aman dan nyaman bagi pasien.
Kesimpulan
Penanganan fistula ani setelah operasi ambeien memerlukan perhatian khusus agar tidak menimbulkan komplikasi lanjutan. Fistula ani dapat muncul akibat infeksi atau peradangan yang belum sembuh sepenuhnya. Dengan metode modern seperti FILLAC di ST Wasir Center, fistula ani dapat ditangani secara efektif, minim nyeri, dan tanpa operasi besar.