Penderita Ambeien Minum Matcha: Boleh atau Tidak?

Banyak penderita ambeien bertanya-tanya apakah aman minum matcha. Minuman hijau ini memang sedang populer karena dipercaya menyehatkan tubuh, tinggi antioksidan, dan membantu meningkatkan fokus. Namun, ketika seseorang mengalami wasir, terutama yang sudah menimbulkan nyeri atau perdarahan, tentu perlu lebih selektif dalam memilih minuman harian. Artikel ini membahas manfaat, risiko, dan kapan sebaiknya penderita ambeien membatasi matcha. Untuk pemeriksaan yang lebih menyeluruh, ST Wasir Center dapat menjadi tempat rujukan bagi pasien yang membutuhkan penanganan tepat dan modern.

Apakah Minum Matcha Aman untuk Penderita Ambeien?

Secara umum, matcha masih aman dikonsumsi oleh penderita ambeien, selama tidak diminum berlebihan. Matcha mengandung antioksidan catechin yang bisa membantu mengurangi peradangan ringan. Karena ambeien merupakan kondisi pembengkakan pembuluh darah di area anus, minuman dengan sifat antiinflamasi tentu dapat memberikan manfaat kecil.

Namun, matcha juga mengandung kafein, meski kadarnya tidak setinggi kopi. Pada sebagian orang, kafein dapat meningkatkan sensasi ingin BAB lebih cepat dan kadang memicu diare. Bila penderita ambeien mengalami feses yang terlalu cair, gesekan dan iritasi saat BAB justru bisa memperparah rasa perih atau menyebabkan benjolan makin bengkak.

Manfaat Matcha untuk Penderita Ambeien

Jika dikonsumsi dengan bijak, matcha dapat membantu:

  • Melancarkan metabolisme sehingga tubuh terasa lebih ringan.

  • Mengurangi stres, salah satu faktor pemicu kekambuhan ambeien.

  • Memberikan antioksidan tinggi, yang baik untuk peradangan ringan dalam tubuh.

Meski demikian, manfaat ini tidak bisa menggantikan terapi medis bila ambeien sudah masuk stadium 2–4 atau sering berdarah.

Risiko yang Perlu Diperhatikan

Ada beberapa kondisi di mana penderita ambeien sebaiknya tidak minum matcha terlalu banyak, yaitu:

  • Bila matcha membuat BAB menjadi lebih sering atau lebih cair.

  • Bila ada keluhan nyeri hebat, benjolan tidak masuk kembali, atau perdarahan signifikan.

  • Bila perut terasa kembung atau begah setelah konsumsi kafein.

Pada kasus seperti ini, lebih baik mengurangi konsumsi dan fokus pada cairan netral seperti air putih atau infused water.

Kesimpulan: Penderita Ambeien Minum Matcha

Penderita ambeien boleh saja minum matcha, asalkan dalam jumlah wajar, tidak lebih dari 1–2 cangkir per hari. Bila setelah minum muncul diare, nyeri bertambah, atau benjolan semakin menonjol, sebaiknya hentikan dulu dan perhatikan respons tubuh.

Jika keluhan ambeien tidak kunjung membaik, sering kambuh, atau disertai perdarahan, Anda dapat berkonsultasi langsung ke ST Wasir Center, yang menyediakan pemeriksaan dan penanganan ambeien dengan teknologi modern tanpa jahitan.

Rate this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *