Sembelit dan BAB Keras

Sembelit dan BAB keras merupakan salah satu penyebab paling umum munculnya ambeien. Banyak orang tidak menyadari bahwa kebiasaan mengejan terlalu kuat saat buang air besar dapat memberikan tekanan besar pada pembuluh darah di sekitar anus. Tekanan inilah yang lama-kelamaan menyebabkan pembengkakan dan terbentuknya benjolan ambeien.

Hubungan Sembelit dengan Ambeien

Sembelit terjadi ketika feses menjadi keras dan sulit dikeluarkan. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh kurangnya konsumsi serat, kurang minum air putih, serta kebiasaan menahan BAB. Saat feses keras, seseorang akan cenderung mengejan lebih kuat agar BAB bisa keluar.

Mengejan berlebihan menyebabkan tekanan tinggi pada pembuluh darah di rektum dan anus. Jika terjadi berulang, pembuluh darah akan melebar dan membengkak sehingga memicu ambeien.

Mengapa Sembelit dan BAB Keras Berbahaya?

BAB keras tidak hanya membuat proses buang air besar menjadi tidak nyaman, tetapi juga berisiko menimbulkan luka kecil di anus (fisura ani). Luka ini dapat menimbulkan rasa perih, perdarahan, hingga memperparah kondisi ambeien yang sudah ada.

Selain itu, feses keras juga meningkatkan gesekan pada dinding anus sehingga memicu iritasi dan peradangan.

Faktor Penyebab Sembelit yang Perlu Diwaspadai

Beberapa faktor yang sering memicu sembelit dan BAB keras antara lain:

  • Kurang konsumsi makanan tinggi serat

  • Minum air putih yang tidak cukup

  • Jarang berolahraga

  • Kebiasaan menahan BAB

  • Perubahan hormon atau kondisi kehamilan

Jika faktor-faktor ini tidak diperbaiki, sembelit bisa berlangsung kronis dan meningkatkan risiko ambeien.

Gejala yang Sering Muncul

Sembelit yang memicu ambeien biasanya disertai gejala berikut:

  • BAB terasa sulit dan harus mengejan kuat

  • Feses keras dan kering

  • Nyeri atau perih di anus saat BAB

  • Perdarahan ringan setelah BAB

  • Benjolan di sekitar anus

Gejala ini menandakan adanya tekanan berlebih pada area anus yang tidak boleh diabaikan.

Cara Mengatasi Sembelit dan BAB Keras untuk Mencegah Ambeien

Untuk mencegah ambeien akibat sembelit, beberapa langkah penting yang dapat dilakukan adalah:

  • Mengonsumsi makanan tinggi serat seperti sayur dan buah

  • Minum air putih minimal 6–8 gelas per hari

  • Tidak menahan keinginan BAB

  • Rutin berolahraga ringan

  • Menghindari mengejan terlalu kuat saat BAB

Perubahan pola hidup ini sangat membantu melancarkan pencernaan dan mengurangi tekanan pada pembuluh darah anus.

Kapan Harus Memeriksakan Diri?

Jika sembelit berlangsung lama, disertai perdarahan, atau muncul benjolan di anus, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan medis. Penanganan yang tepat dapat mencegah ambeien berkembang menjadi lebih parah.

ST Wasir Center menyediakan pemeriksaan untuk keluhan sembelit yang berkaitan dengan ambeien, sehingga penyebab dan tingkat keparahan kondisi dapat diketahui secara akurat.

Kesimpulan: Sembelit dan BAB Keras

Sembelit dan BAB keras merupakan faktor utama yang memicu munculnya ambeien karena menyebabkan tekanan berlebih pada pembuluh darah di anus. Dengan menjaga pola makan, cukup minum air, dan tidak menahan BAB, risiko ambeien dapat dikurangi secara signifikan.

Rate this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *