Tekanan di anus yang terasa berkepanjangan sering digambarkan seperti ada yang mengganjal atau ingin BAB tetapi tidak tuntas. Keluhan ini bisa muncul tanpa nyeri hebat, namun sangat mengganggu kenyamanan dan aktivitas sehari-hari. Tekanan di anus berkepanjangan tidak boleh diabaikan karena dapat menandakan adanya gangguan pada saluran anus.
Contents
Apa yang Dimaksud Tekanan di Anus Berkepanjangan?
Tekanan di anus berkepanjangan adalah sensasi penuh, berat, atau tertekan di area anus yang berlangsung lama. Keluhan ini bisa muncul saat duduk, berdiri, atau setelah BAB. Pada sebagian orang, tekanan terasa semakin jelas ketika duduk terlalu lama.
Penyebab Umum Tekanan di Anus
Beberapa kondisi yang sering menyebabkan tekanan di anus antara lain:
-
Ambeien internal, terutama yang masih berada di dalam anus
-
Ambeien yang sering keluar masuk
-
Pembengkakan pembuluh darah anus
-
Fisura ani dengan kejang otot anus
-
Fistula ani tahap awal
Kondisi tersebut menyebabkan perubahan tekanan dan sensasi tidak nyaman di area anus.
Gejala yang Sering Menyertai
Tekanan di anus biasanya disertai keluhan lain seperti:
-
BAB terasa tidak tuntas
-
Rasa mengganjal di anus
-
Tidak nyaman saat duduk lama
-
Sesekali keluar darah atau lendir
-
Gatal atau perih ringan
Meski tidak selalu nyeri, keluhan ini bisa menjadi tanda awal gangguan anus yang lebih serius.
Apakah Tekanan di Anus Berbahaya?
Tekanan di anus tidak selalu berbahaya, tetapi jika berlangsung lama, kondisi ini perlu dievaluasi. Ambeien yang tidak ditangani dapat membesar dan sering kambuh, sementara gangguan lain seperti fistula ani dapat berkembang secara perlahan tanpa nyeri hebat di awal.
Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan
Banyak orang mengabaikan keluhan ini atau hanya menggunakan obat tanpa pemeriksaan. Padahal, tanpa mengetahui penyebab pastinya, keluhan sering muncul kembali.
Penanganan di ST Wasir Center
ST Wasir Center melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mengetahui penyebab tekanan di anus.
-
Jika disebabkan ambeien, tersedia metode modern tanpa jahitan seperti radiofrekuensi, ultrasonik, dan Well-C (ligasi nilon).
-
Jika terkait fisura ani, digunakan radiofrekuensi atau laser untuk membantu penyembuhan.
-
Jika ditemukan fistula ani, diterapkan teknik FILLAC untuk menutup saluran abnormal secara aman.
Pendekatan ini membantu menghilangkan rasa tertekan dan mencegah keluhan berulang.
Kapan Harus Berkonsultasi?
Segera periksa jika:
-
Tekanan di anus tidak hilang lebih dari dua minggu
-
BAB selalu terasa tidak tuntas
-
Disertai perdarahan atau benjolan
-
Aktivitas terganggu akibat rasa tidak nyaman
Dengan penanganan tepat di ST Wasir Center, tekanan di anus berkepanjangan dapat diatasi sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih berat.