Ambeien dan kebiasaan duduk di toilet memiliki hubungan yang perlu diperhatikan, terutama jika seseorang terbiasa menghabiskan waktu lama di toilet. Kebiasaan seperti bermain ponsel sambil BAB atau tetap duduk di toilet meskipun sudah selesai BAB dapat memberikan tekanan pada area anus.
Ambeien atau wasir terjadi ketika pembuluh darah dan jaringan di sekitar anus mengalami pembengkakan. Kebiasaan sehari-hari, termasuk pola BAB dan cara menggunakan toilet, dapat ikut memengaruhi munculnya atau kambuhnya keluhan ambeien.
Mengapa Duduk Terlalu Lama di Toilet Bisa Berkaitan Dengan Ambeien?
Saat duduk di toilet, area anus mendapatkan tekanan dari posisi tubuh. Jika seseorang duduk terlalu lama, tekanan tersebut berlangsung lebih lama dibandingkan ketika BAB dilakukan secara singkat.
Kebiasaan mengejan juga dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di sekitar anus. Apabila dilakukan berulang kali, kondisi tersebut dapat memperburuk keluhan pada orang yang sudah memiliki ambeien.
Karena itu, toilet sebaiknya digunakan untuk BAB, bukan sebagai tempat duduk dalam waktu lama.
Apakah Bermain Ponsel Sambil Duduk di Toilet Bisa Memperparah Ambeien?
Salah satu kebiasaan yang membuat seseorang tidak sadar sudah terlalu lama berada di toilet adalah bermain ponsel. Ketika perhatian teralihkan, seseorang bisa tetap duduk meskipun proses BAB sebenarnya sudah selesai.
Durasi yang terlalu lama dapat meningkatkan tekanan pada area anus. Kebiasaan tersebut sebaiknya dikurangi, terutama jika seseorang sudah sering mengalami keluhan ambeien.
Bagaimana Kebiasaan BAB yang Lebih Baik?
Beberapa kebiasaan sederhana dapat membantu mengurangi tekanan pada area anus, antara lain:
- Jangan duduk terlalu lama di toilet.
- Hindari mengejan secara berlebihan.
- Jangan menahan keinginan untuk BAB.
- Hindari membawa ponsel ke toilet jika membuat waktu BAB menjadi lebih lama.
- Konsumsi makanan berserat secara cukup.
- Pastikan kebutuhan cairan harian terpenuhi.
- Jangan memaksakan BAB jika belum ada dorongan.
Perubahan kebiasaan tersebut dapat membantu menjaga pola BAB tetap lebih sehat, tetapi tidak secara otomatis menghilangkan ambeien yang sudah terbentuk.
Bagaimana Jika Ambeien Tetap Sering Kambuh?
Jika ambeien terus kambuh meskipun kebiasaan di toilet sudah diperbaiki, penyebabnya perlu dievaluasi. Keluhan dapat dipengaruhi oleh konsistensi feses, kebiasaan mengejan, aktivitas sehari-hari, hingga kondisi atau tingkat prolaps ambeien.
Pemeriksaan dokter dapat membantu menentukan apakah keluhan masih dapat ditangani dengan perubahan kebiasaan atau membutuhkan penanganan medis.
Penanganan Ambeien di ST Wasir Center
Di ST Wasir Center, pasien dapat menjalani pemeriksaan terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi ambeien sebelum menentukan penanganan yang sesuai.
ST Wasir Center menyediakan beberapa metode penanganan ambeien, seperti Well-C, radiofrequency, ultrasonic, dan laser. Pilihan metode disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien. Tindakan di ST Wasir Center dilakukan tanpa jahitan.
Jadi, ambeien dan kebiasaan duduk di toilet memang perlu diperhatikan. Mengurangi waktu duduk di toilet, menghindari mengejan, serta menjaga pola BAB merupakan bagian penting dari kebiasaan sehari-hari untuk membantu mengurangi tekanan pada area anus. Jika keluhan tetap muncul atau semakin mengganggu, pemeriksaan oleh dokter spesialis bedah dapat membantu menentukan penyebab dan penanganan yang tepat.