Ambeien eksternal trombosis merupakan kondisi ketika terbentuk gumpalan darah di dalam pembuluh darah hemoroid yang berada di bawah kulit sekitar lubang anus. Kondisi ini dapat menyebabkan benjolan muncul secara tiba-tiba, terasa keras, dan menimbulkan nyeri yang cukup intens.
Berbeda dengan ambeien biasa, trombosis pada hemoroid eksternal dapat menyebabkan pembengkakan yang terasa sangat sensitif ketika disentuh. Bahkan, rasa sakitnya bisa mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti duduk, berjalan, atau buang air besar (BAB).
Lantas, apa penyebab ambeien eksternal trombosis dan bagaimana cara mengatasinya?
Apa itu Ambeien Eksternal Trombosis?
Ambeien eksternal trombosis adalah komplikasi hemoroid eksternal yang terjadi ketika darah menggumpal di dalam pembuluh darah di sekitar anus.
Hemoroid eksternal sendiri merupakan pembengkakan pembuluh darah yang terbentuk di bawah kulit sekitar lubang anus. Ketika terjadi trombosis, gumpalan darah dapat menyebabkan pembuluh tersebut membengkak dan membentuk benjolan yang terasa keras.
Benjolan biasanya memiliki warna kebiruan atau keunguan karena adanya darah yang menggumpal di bawah kulit.
Kondisi ini dapat muncul secara mendadak, terutama setelah aktivitas yang meningkatkan tekanan pada area anus.
Ciri-ciri Ambeien Eksternal Trombosis
Gejala ambeien eksternal trombosis umumnya lebih terasa dibandingkan hemoroid eksternal tanpa komplikasi.
Berikut beberapa ciri yang perlu diperhatikan:
1. Benjolan Anus Muncul Mendadak
Salah satu tanda paling umum adalah munculnya benjolan di sekitar lubang anus secara tiba-tiba. Ukurannya dapat bervariasi, mulai dari kecil hingga cukup besar.
2. Benjolan Terasa Keras
Gumpalan darah di dalam pembuluh hemoroid dapat membuat benjolan terasa padat atau keras ketika disentuh.
3. Nyeri Cukup Intens pada Wasir Eksternal Trombosis
Rasa nyeri dapat muncul secara tiba-tiba dan semakin terasa ketika duduk, berjalan, atau melakukan BAB. Pada beberapa pasien, nyeri dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
4. Perubahan Warna Benjolan
Benjolan terkadang terlihat berwarna kebiruan, ungu, atau kehitaman karena adanya gumpalan darah di bawah permukaan kulit.
5. Pembengkakan dan Iritasi pada Wasir Eksternal Trombosis
Area sekitar anus dapat mengalami pembengkakan, kemerahan, atau iritasi akibat tekanan pada jaringan yang mengalami trombosis.
Dalam beberapa kasus, kulit di atas benjolan dapat mengalami luka sehingga keluar sedikit darah.
Apa Penyebab Ambeien Eksternal Trombosis?
Ambeien eksternal trombosis dapat terjadi ketika tekanan pada pembuluh darah di sekitar anus meningkat. Beberapa faktor yang dapat berkontribusi terhadap kondisi ini antara lain:
1. Mengejan Terlalu Kuat Saat BAB
Mengejan berlebihan dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di sekitar anus. Kebiasaan ini sering berkaitan dengan sembelit atau feses yang keras.
2. Mengangkat Beban Berat
Aktivitas mengangkat beban berat, terutama sambil menahan napas, dapat meningkatkan tekanan di dalam rongga perut dan memberikan tekanan tambahan pada area panggul.
3. Duduk Terlalu Lama
Kebiasaan duduk dalam waktu lama dapat berkaitan dengan meningkatnya keluhan pada area anus, terutama jika disertai kurangnya aktivitas fisik dan sembelit.
4. Diare Berulang
Frekuensi BAB yang terlalu sering dapat menyebabkan iritasi dan meningkatkan tekanan pada area anus.
5. Riwayat Hemoroid Eksternal
Seseorang yang sudah memiliki hemoroid eksternal dapat mengalami trombosis apabila terjadi pembentukan gumpalan darah pada pembuluh yang membengkak.
Apakah Ambeien Luar Trombosis Berbahaya?
Ambeien luar trombosis umumnya bukan kondisi yang mengancam nyawa. Namun, rasa nyeri yang ditimbulkan dapat cukup berat dan membutuhkan penanganan medis.
Pada sebagian pasien, nyeri dapat berkurang secara bertahap dalam beberapa hari. Gumpalan darah juga dapat diserap tubuh secara perlahan, meskipun benjolan mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk mengecil.
Namun, apabila nyeri sangat berat, benjolan semakin membesar, atau muncul perdarahan, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.
Penting juga untuk memastikan bahwa benjolan tersebut benar-benar merupakan hemoroid eksternal trombosis, bukan abses perianal atau gangguan lain yang memiliki gejala serupa.
Bagaimana Cara Mengatasi Wasir Eksternal Trombosis?
Penanganan wasir eksternal trombosis bergantung pada tingkat nyeri, ukuran benjolan, dan waktu sejak gejala muncul.
Pada kondisi tertentu, dokter dapat menyarankan perawatan konservatif, seperti:
- Mengonsumsi makanan tinggi serat.
- Memperbanyak asupan cairan.
- Menghindari mengejan ketika BAB.
- Melakukan rendam duduk menggunakan air hangat.
- Menggunakan obat pereda nyeri sesuai anjuran dokter.
- Menghindari duduk terlalu lama.
Jika nyeri sangat berat dan benjolan baru muncul dalam waktu relatif singkat, dokter dapat mempertimbangkan tindakan eksisi untuk mengangkat hemoroid eksternal yang mengalami trombosis.
Tidak semua kasus membutuhkan operasi. Keputusan tindakan harus didasarkan pada hasil pemeriksaan dan kondisi masing-masing pasien.
Pemeriksaan Ambeien Eksternal Trombosis di ST Wasir Center
Untuk memastikan penyebab benjolan dan rasa nyeri di sekitar anus, pemeriksaan dokter spesialis bedah diperlukan.
ST Wasir Center menyediakan pemeriksaan untuk mengevaluasi berbagai gangguan pada area anus, termasuk hemoroid eksternal dan komplikasinya.
Pemeriksaan dapat dilakukan melalui evaluasi fisik area anus serta anuscopy apabila diperlukan untuk melihat kondisi bagian dalam saluran anus.
ST Wasir Center juga menyediakan beberapa teknologi penanganan hemoroid, seperti Well-C, radiofrekuensi, ultrasonik, dan laser di cabang Jakarta.
Namun, perlu dipahami bahwa wasir eksternal trombosis memiliki karakteristik berbeda dengan hemoroid internal. Oleh karena itu, tidak semua teknologi penanganan ambeien dapat digunakan untuk setiap kasus. Dokter akan menentukan tindakan berdasarkan lokasi dan kondisi jaringan yang mengalami trombosis.
Kesimpulan: Ambeien Eksternal Trombosis
Ambeien eksternal trombosis merupakan kondisi ketika terbentuk gumpalan darah di dalam pembuluh darah hemoroid eksternal. Gejalanya dapat berupa benjolan keras yang muncul mendadak, perubahan warna menjadi kebiruan, serta nyeri yang mengganggu aktivitas.
Penanganannya bergantung pada tingkat keparahan dan kondisi pasien. Jika mengalami benjolan anus yang terasa sangat nyeri, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter spesialis bedah untuk memastikan diagnosis dan memperoleh penanganan yang tepat.