Ambeien karena Sembelit Parah

Sembelit parah bukan hanya membuat proses buang air besar (BAB) terasa tidak nyaman. Jika terjadi berulang kali, kondisi ini juga dapat meningkatkan risiko munculnya ambeien atau memperburuk wasir yang sudah ada. Hal tersebut berkaitan dengan kebiasaan mengejan terlalu kuat dan tekanan berlebih pada pembuluh darah di sekitar anus. Ambeien merupakan pembengkakan atau pelebaran bantalan pembuluh darah di area anus dan rektum bagian bawah. Kondisi ini dapat menimbulkan keluhan seperti benjolan, perdarahan saat BAB, rasa mengganjal, hingga nyeri ketika duduk. Lantas, bagaimana cara mengatasi ambeien karena sembelit parah?

Hubungan Sembelit Parah dengan Ambeien

Ketika mengalami sembelit, tinja biasanya menjadi lebih keras dan kering sehingga sulit dikeluarkan. Akibatnya, seseorang sering kali harus mengejan lebih kuat saat BAB.

Kebiasaan mengejan dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di sekitar anus. Jika berlangsung terus-menerus, tekanan tersebut dapat berkontribusi terhadap pembengkakan bantalan pembuluh darah dan memperburuk kondisi ambeien.

Selain itu, sembelit yang berlangsung dalam waktu lama dapat membuat proses BAB menjadi tidak teratur. Kondisi ini berpotensi menciptakan siklus berulang, yaitu tinja semakin keras, seseorang semakin sering mengejan, dan keluhan ambeien semakin mengganggu.

Ciri-ciri Ambeien karena Sembelit

Tidak semua orang yang mengalami sembelit akan mengalami ambeien. Namun, apabila keduanya terjadi bersamaan, beberapa keluhan berikut dapat muncul:

  1. BAB Disertai Darah: Darah merah segar dapat terlihat pada tisu atau permukaan tinja akibat iritasi dan perdarahan pada pembuluh darah di area anus.
  2. Benjolan Di Sekitar Anus: Ambeien eksternal dapat menimbulkan benjolan di bagian luar anus. Sementara itu, ambeien internal dapat keluar ketika mengejan.
  3. Nyeri Saat BAB: Keluhan nyeri dapat terjadi, terutama jika terdapat pembengkakan atau komplikasi tertentu.
  4. Rasa Mengganjal: Sebagian penderita merasa seperti masih ada sesuatu yang tertinggal di sekitar anus setelah BAB.
  5. Gatal Dan Iritasi: Area anus dapat terasa gatal atau tidak nyaman akibat kelembapan dan iritasi.

Perlu diketahui bahwa perdarahan saat BAB tidak selalu disebabkan oleh ambeien. Fisura ani dan gangguan saluran pencernaan lainnya juga dapat menimbulkan gejala serupa.

Cara Mencegah Ambeien Akibat Sembelit

Mengatasi sembelit merupakan salah satu langkah penting untuk mengurangi tekanan berulang pada pembuluh darah di sekitar anus. Berikut beberapa kebiasaan yang dapat diterapkan:

1. Meningkatkan Konsumsi Serat

Konsumsi makanan berserat seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian dapat membantu membuat tinja lebih lunak dan mudah dikeluarkan. Tingkatkan asupan serat secara bertahap agar tubuh dapat menyesuaikan diri.

2. Mencukupi Kebutuhan Cairan

Minum air yang cukup membantu menjaga konsistensi tinja agar tidak terlalu keras. Kebutuhan cairan setiap orang dapat berbeda, tergantung aktivitas dan kondisi tubuh.

3. Tidak Menunda BAB

Ketika muncul dorongan untuk BAB, sebaiknya jangan terlalu sering menundanya. Menahan BAB dapat membuat tinja semakin kering dan sulit dikeluarkan.

4. Menghindari Mengejan Terlalu Kuat

Usahakan untuk tidak memaksakan BAB ketika tinja belum dapat keluar. Hindari pula duduk terlalu lama di toilet karena dapat meningkatkan tekanan pada area anus.

5. Melakukan Aktivitas Fisik

Berjalan kaki dan melakukan aktivitas fisik secara rutin dapat membantu mendukung pergerakan usus sehingga proses BAB menjadi lebih teratur.

Kapan Ambeien Karena Sembelit Parah Perlu Diperiksa?

Jika sembelit terus berulang, muncul benjolan di anus, atau terdapat darah setiap kali BAB, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter. Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui penyebab keluhan sekaligus menentukan penanganan yang sesuai.

Terlebih lagi, apabila perdarahan terjadi dalam jumlah banyak, disertai pusing, lemas, nyeri hebat, atau perubahan pola BAB yang menetap, jangan menunda pemeriksaan medis.

Pemeriksaan dan Penanganan Ambeien di ST Wasir Center

ST Wasir Center (STWC) menyediakan layanan pemeriksaan dan penanganan berbagai gangguan di area anus, termasuk ambeien. Pemeriksaan dapat dilakukan menggunakan anoscopy untuk membantu dokter melihat kondisi saluran anus dan menilai keluhan yang dialami pasien.

Apabila ambeien membutuhkan tindakan medis, dokter spesialis bedah akan menentukan metode berdasarkan kondisi dan tingkat keparahan penyakit. Beberapa teknologi yang tersedia di STWC antara lain Well-C, ultrasonik, radiofrekuensi, serta laser yang tersedia di cabang Jakarta.

Setiap metode memiliki mekanisme berbeda dan tidak selalu cocok untuk semua pasien. Karena itu, konsultasi dan pemeriksaan terlebih dahulu sangat penting sebelum menentukan tindakan.

Kesimpulan: Ambeien karena sembelit parah dapat terjadi akibat tekanan berulang saat mengejan ketika BAB. Dengan memperbaiki pola makan, mencukupi kebutuhan cairan, dan menjaga kebiasaan BAB, risiko keluhan dapat dikurangi. Jika gejala menetap atau disertai perdarahan, segera lakukan pemeriksaan agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Rate this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *