Ambeien keluar saat mengangkat beban dapat terjadi ketika tekanan di dalam perut meningkat secara tiba-tiba. Kondisi ini dapat membuat pembuluh darah di sekitar anus mendapatkan tekanan lebih besar, terutama pada orang yang sudah memiliki ambeien.
Benjolan yang sebelumnya tidak terlalu terlihat dapat menjadi lebih menonjol ketika seseorang mengangkat beban berat, mengejan, atau melakukan aktivitas yang membutuhkan tenaga besar.
Kenapa Ambeien Bisa Keluar Saat Mengangkat Beban?
Saat mengangkat benda berat, seseorang biasanya secara tidak sadar menahan napas atau mengejan untuk menghasilkan tenaga. Hal tersebut dapat meningkatkan tekanan di dalam rongga perut.
Tekanan tersebut dapat diteruskan ke pembuluh darah di area anus. Jika jaringan penyangga sudah melemah akibat ambeien, benjolan dapat terdorong keluar melalui anus.
Kondisi ini lebih mungkin terjadi pada orang yang sudah mengalami ambeien sebelumnya.
Aktivitas Apa yang Bisa Memicu Ambeien Keluar?
Selain mengangkat beban berat, beberapa aktivitas yang meningkatkan tekanan pada area perut dan anus antara lain:
- Angkat beban di gym.
- Mengangkat barang berat berulang kali.
- Mengejan saat BAB.
- Menahan napas saat melakukan aktivitas fisik.
- Aktivitas fisik dengan tekanan tinggi tanpa teknik yang tepat.
Bukan berarti semua aktivitas fisik harus dihindari. Aktivitas fisik tetap penting, tetapi teknik dan intensitas perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh.
Apa yang Dirasakan Saat Ambeien Keluar?
Benjolan yang keluar dapat disertai beberapa keluhan, seperti:
- Benjolan terasa mengganjal.
- Tidak nyaman saat duduk.
- Gatal atau iritasi di sekitar anus.
- Nyeri, terutama jika benjolan mengalami iritasi.
- Darah merah segar saat atau setelah BAB.
Pada sebagian penderita, benjolan dapat masuk kembali dengan sendirinya. Pada kondisi lain, benjolan mungkin perlu didorong masuk atau tidak dapat masuk kembali.
Apakah Ambeien yang Keluar Harus Dioperasi?
Tidak semua ambeien yang keluar harus menjalani operasi. Penanganan bergantung pada tingkat keparahan dan hasil pemeriksaan dokter.
Dokter akan menilai kondisi ambeien dan menentukan apakah cukup dengan perubahan pola hidup, obat-obatan, tindakan tertentu, atau memerlukan prosedur lebih lanjut.
Karena itu, jangan menentukan kebutuhan operasi hanya berdasarkan apakah benjolan keluar atau tidak.
Ambeien Keluar Saat Mengangkat Beban: Kapan Harus ke Dokter?
Sebaiknya lakukan pemeriksaan apabila:
- Benjolan sering keluar saat aktivitas.
- Benjolan semakin besar.
- Benjolan tidak dapat masuk kembali.
- BAB disertai perdarahan berulang.
- Nyeri semakin berat.
- Keluhan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Pemeriksaan membantu memastikan apakah keluhan memang disebabkan oleh ambeien atau kondisi anorektal lainnya.
Penanganan Ambeien di ST Wasir Center
Di ST Wasir Center, pasien dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis bedah untuk mengetahui tingkat keparahan ambeien dan pilihan penanganan yang sesuai.
ST Wasir Center menyediakan beberapa teknologi modern untuk penanganan ambeien sesuai indikasi, seperti:
- Radiofrekuensi.
- Ultrasonik.
- Well-C (ligasi nilon).
Pada pasien ambeien yang memenuhi indikasi tindakan, prosedur di ST Wasir Center umumnya berlangsung sekitar 15 menit tanpa rawat inap. Lama tindakan tetap dapat berbeda sesuai kondisi masing-masing pasien.
Ambeien Keluar Saat Mengangkat Beban, Apakah Tetap Bisa Berolahraga?
Memiliki ambeien bukan berarti harus berhenti melakukan aktivitas fisik. Namun, apabila aktivitas tertentu membuat benjolan semakin sering keluar atau menyebabkan nyeri, sebaiknya konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter.
Setelah mengetahui kondisi ambeien, dokter dapat memberikan arahan mengenai aktivitas yang lebih sesuai dan langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi keluhan.
Kesimpulan
Ambeien keluar saat mengangkat beban dapat terjadi akibat peningkatan tekanan di dalam perut ketika mengangkat beban berat atau mengejan. Tekanan tersebut dapat mendorong jaringan ambeien keluar melalui anus, terutama jika jaringan penyangganya sudah melemah.
Jika benjolan semakin sering keluar, membesar, sulit masuk kembali, atau disertai perdarahan dan nyeri, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan di ST Wasir Center. Dokter spesialis bedah dapat membantu menentukan kondisi ambeien dan penanganan yang sesuai.