Ambeien Saat Berdiri Lama

Berdiri dalam waktu lama dapat membuat area anus terasa tidak nyaman, terutama pada orang yang memiliki ambeien atau wasir. Sebagian orang merasakan benjolan semakin mengganggu, muncul sensasi mengganjal, atau timbul rasa nyeri setelah menjalani aktivitas yang mengharuskan mereka berdiri berjam-jam. Ambeien sendiri merupakan pembengkakan pembuluh darah di sekitar anus atau rektum bagian bawah. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti sembelit, kebiasaan mengejan, kurang serat, dan peningkatan tekanan pada area panggul. Lantas, apakah saat berdiri terlalu lama dapat memperburuk keluhan ambeien?

Apakah Berdiri Lama Bisa Memperburuk Ambeien?

Berdiri dalam waktu lama bukan penyebab langsung ambeien. Namun, aktivitas tersebut dapat membuat sebagian penderita merasa lebih tidak nyaman, terutama jika sudah terdapat pembengkakan atau benjolan di sekitar anus.

Ketika seseorang berdiri dalam posisi yang sama selama berjam-jam, pergerakan tubuh menjadi terbatas. Pada sebagian orang, kondisi ini dapat berkaitan dengan rasa berat atau tekanan di area panggul. Keluhan ambeien yang sudah ada pun mungkin terasa lebih mengganggu.

Selain itu, pekerjaan yang mengharuskan seseorang berdiri lama terkadang membuat kebiasaan BAB, pola makan, dan waktu istirahat menjadi kurang teratur. Faktor-faktor tersebut dapat memengaruhi kondisi ambeien.

Gejala Ambeien yang Terasa Saat Berdiri Lama

Setiap penderita ambeien dapat mengalami gejala yang berbeda. Ada yang hanya merasakan ketidaknyamanan ringan, tetapi ada pula yang mengalami benjolan dan perdarahan.

Berikut beberapa keluhan yang mungkin terasa ketika berdiri terlalu lama:

1. Anus Terasa Mengganjal

Benjolan ambeien, terutama yang mengalami prolaps, dapat menimbulkan sensasi seperti ada sesuatu yang mengganjal di sekitar anus. Keluhan ini bisa semakin terasa ketika melakukan aktivitas sehari-hari.

2. Benjolan Ambeien Terasa Lebih Mengganggu Saat Berdiri Lama

Pada ambeien yang menonjol keluar, benjolan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman ketika berjalan maupun berdiri. Sebagian pasien juga merasakan iritasi akibat gesekan dengan pakaian.

3. Rasa Nyeri atau Tidak Nyaman

Ambeien yang mengalami peradangan atau pembengkakan dapat menimbulkan nyeri. Jika terdapat benjolan yang terasa sangat sakit, diperlukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah terjadi komplikasi seperti trombosis.

4. Gatal di Sekitar Anus

Pembengkakan ambeien dapat disertai iritasi dan keluarnya lendir pada sebagian penderita. Kondisi tersebut dapat membuat area sekitar anus terasa lembap dan gatal.

5. Perdarahan Saat BAB

Darah merah terang yang muncul ketika BAB dapat menjadi salah satu tanda ambeien. Namun, perdarahan dari anus tidak selalu disebabkan oleh wasir sehingga tetap perlu diperiksa.

Cara Mengurangi Keluhan Ambeien Saat Harus Berdiri Lama

Jika pekerjaan mengharuskan berdiri dalam waktu lama, beberapa kebiasaan berikut dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan:

  • Ubah posisi secara berkala. Hindari berdiri diam terlalu lama. Jika memungkinkan, lakukan peregangan ringan atau berjalan sebentar.
  • Cukupi kebutuhan cairan. Minum air yang cukup membantu menjaga konsistensi tinja agar tidak terlalu keras.
  • Konsumsi makanan berserat. Sayuran, buah, dan biji-bijian dapat membantu melancarkan BAB.
  • Hindari mengejan berlebihan. Jangan memaksakan BAB ketika tinja sulit keluar.
  • Jangan menunda BAB. Biasakan merespons keinginan BAB agar tinja tidak semakin keras.
  • Jaga kebersihan area anus. Bersihkan area tersebut dengan lembut dan hindari menggosok terlalu keras.

Kebiasaan tersebut dapat membantu mengurangi faktor yang memperburuk keluhan, tetapi tidak selalu menghilangkan benjolan ambeien yang sudah terbentuk.

Kapan Ambeien Perlu Diperiksakan ke Dokter?

Ambeien sebaiknya diperiksakan apabila benjolan semakin besar, sering keluar saat BAB, menimbulkan nyeri, atau menyebabkan perdarahan berulang. Pemeriksaan juga diperlukan jika keluhan tidak membaik meskipun sudah melakukan perubahan pola hidup.

Dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik dan anoskopi untuk melihat kondisi saluran anus. Hasil pemeriksaan membantu menentukan tingkat keparahan ambeien sekaligus membedakan wasir dari gangguan lain, seperti fisura ani atau fistula ani.

Jika terjadi perdarahan banyak, pusing, lemas berat, atau nyeri hebat, segera cari pertolongan medis.

Penanganan Ambeien di ST Wasir Center

ST Wasir Center menyediakan layanan pemeriksaan dan penanganan ambeien dengan beberapa pilihan metode, yaitu Well-C, radiofrekuensi, ultrasonik, dan laser. Setiap metode memiliki mekanisme berbeda sehingga pemilihannya perlu disesuaikan dengan kondisi pasien.

Well-C menggunakan teknik pengikatan jaringan ambeien dengan benang nilon. Radiofrekuensi memanfaatkan gelombang radio, sedangkan ultrasonik menggunakan getaran untuk memotong jaringan wasir tanpa pisau bedah. Teknologi laser untuk penanganan ambeien tersedia di cabang Jakarta.

Tidak semua penderita ambeien membutuhkan tindakan. Dokter spesialis bedah akan mengevaluasi gejala dan hasil pemeriksaan sebelum menentukan apakah pasien cukup menjalani perawatan konservatif atau memerlukan prosedur medis.

Kesimpulan

Ambeien saat berdiri lama dapat menimbulkan rasa mengganjal, benjolan yang mengganggu, gatal, maupun nyeri pada sebagian penderita. Berdiri terlalu lama bukan penyebab langsung ambeien, tetapi aktivitas tersebut dapat membuat keluhan yang sudah ada terasa lebih mengganggu.

Jika gejala terus berulang atau mulai menghambat aktivitas, jangan hanya mengandalkan perawatan mandiri. Konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter spesialis bedah agar penyebab keluhan dapat diketahui dan penanganannya disesuaikan dengan kebutuhan medis.

Rate this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *