Anus Bernanah Harus Apa?

Anus bernanah harus apa? Pertanyaan ini penting karena keluarnya nanah dari anus bukan keluhan yang sebaiknya dibiarkan. Nanah biasanya berkaitan dengan adanya proses infeksi atau peradangan, terutama jika disertai benjolan, nyeri, bengkak, atau demam.

Salah satu kondisi yang dapat menyebabkan nanah keluar dari sekitar anus adalah abses anus atau fistula ani. Namun, diagnosis tidak dapat ditentukan hanya dari gejala sehingga pemeriksaan dokter diperlukan.

Kenapa Anus Bisa Mengeluarkan Nanah?

1. Abses Anus

Abses anus merupakan kumpulan nanah akibat infeksi di sekitar anus. Kondisi ini biasanya menyebabkan benjolan yang terasa nyeri dan dapat disertai pembengkakan atau kemerahan.

Jika abses pecah, nanah dapat keluar melalui kulit. Rasa sakit mungkin berkurang setelah nanah keluar, tetapi hal tersebut tidak selalu berarti infeksi sudah selesai.

2. Fistula Ani

Fistula ani merupakan saluran abnormal antara bagian dalam anus dan kulit di sekitarnya.

Salah satu tanda yang sering ditemukan adalah lubang kecil dekat anus yang mengeluarkan cairan atau nanah secara berulang.

Keluhan lain dapat berupa:

  • Benjolan yang muncul dan mengempis.
  • Cairan berbau tidak sedap.
  • Nyeri di sekitar anus.
  • Kulit sekitar anus mudah iritasi.
  • Luka yang tidak kunjung kering.

Jika nanah keluar berulang dari tempat yang sama, fistula ani perlu dipertimbangkan dan diperiksa.

Anus Bernanah Harus Apa?

Jika menemukan nanah dari sekitar anus, jangan mencoba memencet atau memecahkan benjolan sendiri.

Langkah yang lebih tepat adalah:

  1. Jaga area anus tetap bersih dan kering.
  2. Hindari memencet benjolan atau memasukkan benda ke dalam luka.
  3. Perhatikan apakah nanah keluar terus-menerus atau hanya sekali.
  4. Perhatikan gejala lain seperti demam, nyeri, bengkak, atau darah.
  5. Lakukan pemeriksaan ke dokter, terutama jika nanah terus keluar atau benjolan kembali muncul.

Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui apakah terdapat abses, fistula ani, atau kondisi lainnya.

Apakah Anus Bernanah Bisa Sembuh Sendiri?

Jika nanah keluar dan benjolan mengecil, bukan berarti penyebabnya sudah pasti hilang.

Pada abses yang pecah, misalnya, sumber infeksi dapat tetap berada di bawah kulit. Pada sebagian kasus, kondisi tersebut dapat berlanjut menjadi fistula ani.

Karena itu, nanah yang keluar berulang perlu diperiksa, meskipun rasa nyeri sudah berkurang.

Anus Bernanah, Kapan Harus Segera ke Dokter?

Jangan menunda pemeriksaan jika anus bernanah disertai:

  • Demam.
  • Menggigil.
  • Nyeri yang semakin berat.
  • Benjolan semakin besar.
  • Pembengkakan dan kemerahan.
  • Nanah keluar dalam jumlah banyak.
  • Cairan berbau menyengat.
  • Benjolan pecah lalu muncul kembali.

Demam dan nyeri berat bersama pembengkakan dapat menjadi tanda infeksi atau abses yang sedang aktif dan memerlukan penanganan medis.

Pemeriksaan Fistula dan Abses di ST Wasir Center

Di ST Wasir Center, pasien dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis bedah untuk mengetahui penyebab anus bernanah.

ST Wasir Center menangani berbagai penyakit anorektal, termasuk:

  • Fistula ani.
  • Abses anus.
  • Ambeien.
  • Fisura ani.
  • Kutil di area anus.

Dokter akan melakukan pemeriksaan untuk menentukan kondisi dan metode penanganan yang sesuai.

Untuk fistula ani, salah satu teknologi yang tersedia di ST Wasir Center adalah FILLAC. Penggunaan metode tersebut bergantung pada hasil pemeriksaan dan karakteristik fistula masing-masing pasien.

Jangan Hanya Menunggu Nanah Keluar

Kesalahan yang sering terjadi adalah menganggap masalah sudah selesai setelah benjolan pecah dan nanah keluar.

Padahal, jika beberapa waktu kemudian benjolan kembali muncul, pecah lagi, lalu mengeluarkan nanah, kondisi tersebut perlu diperiksa karena dapat menunjukkan adanya saluran yang belum tertangani.

Kesimpulan: Anus Bernanah Harus Apa?

Anus bernanah harus apa? Jangan dipencet atau dibiarkan begitu saja. Nanah di sekitar anus dapat berkaitan dengan abses atau fistula ani, terutama jika disertai benjolan, nyeri, lubang kecil, atau cairan yang keluar berulang.

Jika anus bernanah, terutama bila disertai demam, nyeri berat, atau benjolan yang semakin membesar, segera lakukan pemeriksaan di ST Wasir Center. Dokter spesialis bedah dapat membantu memastikan penyebabnya dan menentukan penanganan yang sesuai.

Rate this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *