96 views
Apakah Fisura Ani Harus Dioperasi?

Fisura ani adalah kondisi medis yang umum terjadi, terutama pada orang dewasa. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan di daerah anus, seringkali saat buang air besar. Namun, pertanyaan yang sering muncul adalah, apakah fisura ani harus dioperasi? Jawabannya tergantung pada sejumlah faktor yang akan dibahas dalam artikel ini.

Apa itu Fisura Ani?

Fisura ani adalah istilah medis yang digunakan untuk menggambarkan retakan atau luka pada selaput lendir yang melapisi anus. Luka ini dapat menyebabkan rasa sakit dan pendarahan saat buang air besar. Fisura ani biasanya terjadi akibat tekanan berlebih pada daerah anus, seperti saat Anda mengejan terlalu keras selama buang air besar. Fisura ani lebih sering terjadi pada orang dewasa muda, tetapi dapat memengaruhi siapa saja.

Apakah Fisura Ani Harus Dioperasi?

Pertanyaan apakah fisura ani harus dioperasi adalah pertanyaan yang kompleks dan harus dijawab oleh seorang profesional medis. Faktor-faktor berikut akan mempengaruhi keputusan untuk melakukan operasi:

1. Keparahan Gejala

Jika fisura ani menyebabkan rasa sakit yang sangat parah, pendarahan yang terus-menerus, atau kesulitan buang air besar yang signifikan, dokter mungkin akan merekomendasikan operasi sebagai pilihan pertama.

2. Respon Terhadap Pengobatan Konservatif

Sebelum memutuskan operasi, dokter biasanya akan mencoba pengobatan konservatif terlebih dahulu, seperti perubahan pola makan, peningkatan asupan serat, dan penggunaan krim atau supositoria yang dapat membantu mempercepat penyembuhan. Jika gejala tidak mereda setelah beberapa bulan pengobatan, operasi mungkin perlu dipertimbangkan.

Baca Juga:  Pengobatan Wasir yang Cepat dan Efektif

3. Faktor-faktor Risiko Lainnya

Ada beberapa faktor risiko yang dapat mempengaruhi keputusan untuk operasi. Misalnya, orang dengan kondisi medis lain yang mempengaruhi penyembuhan, seperti diabetes, atau orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, mungkin lebih mungkin direkomendasikan untuk operasi.

4. Kronisitas

Jika fisura ani menjadi kronis, artinya tidak sembuh dalam waktu yang lama dan gejalanya terus berlanjut, operasi mungkin perlu dipertimbangkan sebagai pilihan terbaik.

Jenis Operasi Fisura Ani

Jika operasi diperlukan, ada beberapa jenis prosedur yang dapat dilakukan, termasuk:

1. Sphincterotomy

Ini adalah tindakan operasi yang melibatkan pemotongan otot sfingter anus untuk mengurangi tekanan pada fisura ani dan memungkinkan penyembuhan. Prosedur ini umumnya efektif, tetapi ada risiko kehilangan kontrol sfingter anus.

2. Fissurectomy

Ini adalah operasi yang melibatkan pengangkatan fisura secara langsung tanpa memotong otot sfingter. Prosedur ini lebih mempertahankan kontrol sfingter anus.

Kesimpulan

Keputusan untuk menjalani operasi fisura ani harus dibuat berdasarkan konsultasi dengan dokter Anda. Faktor-faktor seperti tingkat keparahan gejala, respons terhadap pengobatan konservatif, dan faktor-faktor risiko pribadi akan mempengaruhi keputusan ini. Penting untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kolorektal atau ahli bedah untuk mendapatkan saran yang sesuai dengan kondisi Anda. Anda dapat dengan mudah berkonsultasi untuk mendapatkan saran medis dengan mudah di Klinik Utama Bedah STWC. Tenaga medis yang profesional akan membantu anda dalam mengatasi masalah fisura ani yang anda alami. Hubungi 0878-8756-6315 untuk informasi lebih lanjut.

Rate this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *