BAB Berdarah Setiap Pagi, Apa Penyebabnya?

BAB berdarah setiap pagi bukan kondisi yang sebaiknya diabaikan, terutama jika terjadi berulang kali. Darah yang keluar saat BAB dapat berasal dari area anus maupun bagian lain pada saluran pencernaan. Salah satu penyebab yang cukup sering adalah wasir atau ambeien, tetapi perdarahan tidak selalu berarti wasir.

Memperhatikan warna darah, jumlahnya, serta gejala yang menyertai dapat membantu dokter menentukan kemungkinan penyebabnya.

Mengapa BAB bisa berdarah setiap pagi?

Salah satu penyebab umum adalah wasir. Pembuluh darah di sekitar anus yang membengkak dapat mengalami iritasi ketika feses melewati anus. Akibatnya, darah berwarna merah segar dapat terlihat pada tisu, permukaan feses, atau menetes setelah BAB.

Kebiasaan mengejan juga dapat memperburuk kondisi tersebut. Jika seseorang mengalami sembelit dan harus mengejan setiap pagi untuk mengeluarkan feses, tekanan pada pembuluh darah di sekitar anus dapat semakin meningkat.

Penyebab lainnya adalah fisura ani, yaitu luka atau robekan kecil pada jaringan anus. Fisura biasanya berkaitan dengan feses keras atau BAB yang sulit. Selain darah merah segar, kondisi ini sering menyebabkan rasa perih atau nyeri saat BAB.

Apakah BAB berdarah setiap pagi pasti karena wasir?

Belum tentu. Perdarahan dari anus memiliki berbagai kemungkinan penyebab sehingga tidak tepat jika langsung menyimpulkan bahwa darah pasti berasal dari wasir.

Jika perdarahan terus terjadi setiap pagi, pemeriksaan dokter diperlukan untuk mengetahui sumber perdarahan. Terlebih apabila darah keluar dalam jumlah banyak atau disertai perubahan pola BAB, nyeri perut, penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, maupun keluhan lain.

Apa yang membuat perdarahan semakin sering?

Beberapa kebiasaan dapat memperburuk keluhan pada area anus, terutama jika seseorang sudah memiliki wasir atau fisura ani. Contohnya:

  • Sering mengejan saat BAB.
  • Feses keras akibat sembelit.
  • Kurang mengonsumsi serat.
  • Kurang minum air.
  • Menahan keinginan untuk BAB.
  • Terlalu lama duduk di toilet.

Memperbaiki kebiasaan BAB dapat membantu mengurangi tekanan dan iritasi pada anus. Namun, jika perdarahan sudah terjadi setiap hari, tetap diperlukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebabnya.

Kapan BAB berdarah harus diperiksa?

Jika BAB berdarah setiap pagi berlangsung berulang, sebaiknya jangan menunggu sampai keluhan semakin berat. Pemeriksaan terutama diperlukan jika perdarahan disertai benjolan anus, nyeri, rasa panas, lendir, atau perubahan kebiasaan BAB.

Apabila darah keluar cukup banyak, perdarahan tidak berhenti, atau disertai tubuh terasa sangat lemas maupun pusing, segera cari pertolongan medis.

Tangani sesuai penyebabnya

BAB berdarah bukan penyakit, melainkan gejala yang dapat disebabkan oleh berbagai kondisi. Karena itu, penanganannya harus disesuaikan dengan penyebab yang ditemukan.

Di ST Wasir Center (STWC), pasien dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis bedah untuk mengetahui penyebab perdarahan dan mendapatkan penanganan yang sesuai. STWC menangani berbagai masalah anorektal seperti wasir, fistula ani, dan fisura ani dengan dukungan teknologi modern.

Jadi, BAB berdarah setiap pagi sebaiknya tidak dianggap sebagai hal yang normal, terutama jika terjadi terus-menerus. Mengetahui penyebabnya sejak awal membantu menentukan langkah penanganan yang tepat.

Rate this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *