Benjolan ambeien setelah BAB tidak hilang dapat membuat penderitanya merasa khawatir, terutama jika sebelumnya benjolan hanya muncul sesekali dan dapat masuk kembali dengan sendirinya. Kondisi ini dapat berkaitan dengan ambeien yang sudah mengalami perubahan lebih lanjut, tetapi benjolan di anus juga bisa disebabkan oleh kondisi lain.
Karena itu, pemeriksaan dokter diperlukan untuk mengetahui penyebab dan kondisi benjolan secara pasti.
Mengapa Benjolan Ambeien Tidak Hilang Setelah BAB?
Pada ambeien, pembuluh darah dan jaringan di sekitar anus dapat mengalami pembengkakan. Ketika kondisi berkembang, benjolan dapat semakin sering muncul saat BAB dan membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali masuk.
Pada sebagian orang, benjolan yang sebelumnya dapat masuk sendiri mungkin kemudian perlu didorong kembali secara manual. Pada kondisi yang lebih lanjut, benjolan dapat tetap berada di luar anus.
Namun, pola tersebut tidak cukup untuk menentukan tingkat keparahan tanpa pemeriksaan.
Apakah Benjolan yang Tidak Hilang Berarti Harus Operasi?
Tidak selalu. Keputusan untuk melakukan operasi atau tindakan lain tidak hanya berdasarkan apakah benjolan dapat masuk kembali atau tidak.
Dokter akan mempertimbangkan beberapa hal, seperti:
- Ukuran dan kondisi benjolan.
- Apakah benjolan berada di dalam atau di luar anus.
- Ada atau tidaknya perdarahan.
- Tingkat nyeri dan rasa tidak nyaman.
- Seberapa sering keluhan kambuh.
- Respons terhadap penanganan sebelumnya.
Setelah pemeriksaan, dokter dapat menentukan apakah pasien membutuhkan perubahan pola hidup, obat, tindakan tertentu, atau operasi.
Kapan Benjolan Ambeien yang Tidak Kunjung Hilang Perlu Segera Diperiksa?
Sebaiknya jangan menunda pemeriksaan jika benjolan semakin sering muncul atau tidak lagi masuk setelah BAB. Terlebih jika disertai:
- Perdarahan berulang.
- Nyeri yang semakin berat.
- Benjolan membengkak atau terasa sangat sensitif.
- Kesulitan BAB.
- Keluhan yang mengganggu duduk atau beraktivitas.
Perdarahan dari anus juga tidak selalu disebabkan oleh ambeien. Pemeriksaan membantu memastikan penyebabnya sehingga penanganan tidak hanya berdasarkan dugaan.
Benjolan Ambeien Setelah BAB Tidak Hilang, Apa yang Bisa Dilakukan Sementara di Rumah?
Sambil menunggu pemeriksaan, beberapa kebiasaan dapat membantu mengurangi faktor yang dapat memperburuk keluhan.
Perbanyak serat agar mempermudah benjolan ambeien ‘hilang’
Konsumsi sayur, buah, dan sumber serat lainnya untuk membantu menjaga konsistensi feses.
Minum cukup air
Asupan cairan yang cukup dapat membantu mencegah feses menjadi terlalu keras.
Hindari mengejan
Jangan memaksakan BAB dengan mengejan terlalu kuat karena dapat meningkatkan tekanan pada area anus.
Jangan terlalu lama di toilet
Selesaikan BAB dan hindari kebiasaan duduk terlalu lama di toilet.
Jangan memasukkan benjolan secara paksa
Jika benjolan terasa sangat nyeri, bengkak, atau sulit masuk, jangan memaksakannya kembali. Sebaiknya konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter.
Bagaimana Jika Membutuhkan Tindakan?
Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tindakan diperlukan, pilihan metode akan disesuaikan dengan kondisi ambeien.
Di ST Wasir Center tersedia beberapa metode penanganan ambeien, seperti radiofrekuensi, ultrasonik, Well-C, dan laser. Radiofrekuensi menggunakan gelombang radio, sedangkan ultrasonik menggunakan getaran untuk membantu menangani jaringan wasir tanpa pisau bedah. Well-C menggunakan teknik pengikatan jaringan ambeien dengan nilon, sementara laser menjadi salah satu teknologi yang tersedia untuk penanganan ambeien.
Tidak semua pasien memerlukan metode yang sama. Pemeriksaan dokter tetap diperlukan untuk menentukan pilihan yang sesuai.
Penanganan Benjolan Ambeien Setelah BAB Tidak Hilang di ST Wasir Center
Jika benjolan ambeien setelah BAB tidak hilang, pemeriksaan dapat membantu mengetahui apakah kondisi tersebut berkaitan dengan ambeien dan seberapa jauh perkembangannya.
ST Wasir Center menyediakan berbagai pilihan penanganan dengan teknologi modern dan tindakan tanpa jahitan. Metode yang digunakan disesuaikan dengan kondisi pasien setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter spesialis bedah.
Jadi, benjolan yang tidak hilang setelah BAB sebaiknya tidak dibiarkan begitu saja, terutama jika semakin sering muncul, berdarah, atau terasa nyeri. Dengan pemeriksaan yang tepat, penyebab benjolan dapat diketahui dan penanganannya dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.