135 views
Dokter Spesialis Fistula Ani

Fistula ani adalah kondisi medis yang terjadi ketika terdapat saluran abnormal yang menghubungkan antara saluran pencernaan, terutama rektum, dengan kulit di sekitar anus. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa sakit, peradangan, dan bahkan infeksi. Fistula ani dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang dan memerlukan perawatan medis yang tepat. Dalam artikel ini, kita akan membahas penyebab, gejala, serta penanganan fistula ani, selain itu, akan dibahas juga mengenai dokter spesialis untuk menangani masalah fistula ani yang harus kamu ketahui.

Penyebab Fistula Ani

1. Abses Ani: Fistula ani seringkali berkembang dari abses ani yang tidak diobati dengan baik. Abses ini bisa muncul sebagai akibat dari infeksi kelenjar anal.

2. Penyakit Crohn: Penderita penyakit Crohn, suatu jenis penyakit radang usus, memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan fistula ani. Peradangan kronis yang terjadi pada penyakit Crohn dapat membentuk saluran abnormal.

3. Infeksi: Infeksi pada area sekitar anus dapat menjadi pemicu terbentuknya fistula ani. Infeksi ini dapat terjadi akibat luka atau kondisi lainnya.

4. Trauma atau Cedera: Cedera pada anus, seperti yang dapat terjadi pada saat melahirkan atau akibat aktivitas fisik tertentu, dapat menyebabkan fistula ani.

Gejala Fistula Ani

1. Nyeri dan Pembengkakan: Penderita fistula ani biasanya mengalami nyeri di sekitar anus, terutama saat duduk atau buang air besar. Pembengkakan di sekitar anus juga dapat terjadi.

2. Pengeluaran Cairan atau Nanah: Terdapat pengeluaran cairan atau nanah dari saluran fistula, terkadang disertai bau yang tidak sedap.

3. Perdarahan: Beberapa orang mungkin mengalami perdarahan ringan pada saat buang air besar.

Baca Juga:  Apakah Wasir Bisa Menyebabkan Fistula di Skrotum?

4. Gatal-Gatal: Kulit di sekitar anus dapat mengalami gatal akibat iritasi yang disebabkan oleh cairan atau nanah yang keluar.

Penanganan Fistula Ani

1. Pembedahan: Penanganan utama untuk fistula ani adalah melalui pembedahan. Prosedur pembedahan bertujuan untuk membersihkan saluran fistula, menghilangkan jaringan yang terinfeksi, dan menutup saluran tersebut untuk mencegah kambuhnya.

2. Antibiotik: Pemberian antibiotik dapat diperlukan untuk mengatasi infeksi yang terkait dengan fistula ani.

3. Pengobatan Penyakit Penyebab: Jika fistula ani terkait dengan penyakit seperti penyakit Crohn, penanganan penyakit penyebabnya juga akan menjadi bagian dari perawatan.

4. Perawatan Luka dan Peradangan: Merawat luka dan mengurangi peradangan dengan menggunakan obat-obatan tertentu dapat membantu dalam proses penyembuhan.

Penting untuk mencari bantuan medis segera jika Anda mengalami gejala fistula ani. Perawatan dini dapat mencegah komplikasi lebih lanjut dan membantu pemulihan dengan lebih baik. Konsultasikan dengan dokter untuk diagnosis yang tepat dan penanganan yang sesuai dengan kondisi Anda.

Dokter Spesialis

Fistula ani dapat ditangani oleh dokter spesialis bedah. Perhatikan pengalaman dokter spesialis bedah anda sebelum melakukan konsultasi. Anda boleh menanyakan apa saja penanganan yang direkomendasikan oleh dokter spesialis bedah tersebut dalam menangani fistula ani.

Di Klinik Utama Bedah STWC, Fistula Ani ditangani oleh dr Tony Sukentro Sp.B yang sudah menangani 1000 kasus wasir dan fistula dalam 15 tahun pengalamannya.

Rate this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *