Kenapa sakit ketika BAB? Pertanyaan ini sering muncul ketika seseorang merasakan nyeri setiap kali buang air besar. Meski terkadang hanya terjadi sesekali, rasa sakit saat BAB tidak boleh dianggap sebagai hal yang normal, terutama jika terjadi berulang atau disertai perdarahan.
Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga gangguan pada area anus dan rektum. Dengan mengetahui penyebabnya, Anda dapat mengambil langkah yang tepat untuk mencegah keluhan semakin memburuk.
Contents
Kenapa Sakit Ketika BAB?
Rasa sakit saat BAB umumnya terjadi karena adanya tekanan atau luka pada area anus maupun rektum. Berikut beberapa penyebab yang paling sering ditemukan.
1. BAB Terlalu Keras
Feses yang keras dapat melukai jaringan di sekitar anus ketika dikeluarkan. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh kurangnya konsumsi serat, kurang minum air putih, atau kebiasaan menunda BAB.
2. Mengejan Berlebihan
Mengejan terlalu kuat saat BAB dapat memberikan tekanan tinggi pada pembuluh darah di area anus. Akibatnya, muncul rasa nyeri bahkan dapat menyebabkan pembengkakan pembuluh darah yang dikenal sebagai wasir atau ambeien.
3. Pecahnya Pembuluh Darah di Area Rektum
Tekanan akibat sembelit atau mengejan terlalu keras dapat menyebabkan pembuluh darah di area rektum pecah. Selain menimbulkan nyeri, kondisi ini juga dapat menyebabkan BAB berdarah.
4. Gesekan pada Area Anus dan Rektum
Saat feses yang keras melewati saluran anus, gesekan dapat menyebabkan iritasi atau luka kecil sehingga timbul rasa sakit ketika BAB.
Apakah Sakit Saat BAB Selalu Disebabkan oleh Wasir?
Tidak selalu. Meskipun wasir merupakan salah satu penyebab yang paling umum, nyeri saat BAB juga dapat disebabkan oleh kondisi lain, seperti:
- Fisura ani (robekan pada anus).
- Fistula ani.
- Abses perianal.
- Infeksi di area anus.
Karena gejalanya hampir serupa, pemeriksaan oleh dokter sangat penting untuk memastikan penyebabnya.
Jangan Abaikan Sakit Saat BAB yang Terus Berulang
Banyak orang memilih menahan rasa sakit atau hanya mengonsumsi obat tanpa mengetahui penyebabnya. Padahal, jika keluhan berlangsung terus-menerus, kondisi tersebut dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan berisiko menjadi lebih serius.
Segera lakukan pemeriksaan apabila Anda mengalami:
- Nyeri saat BAB yang sering kambuh.
- BAB berdarah.
- Benjolan di area anus.
- Rasa sakit yang tidak kunjung membaik.
- Keluhan yang semakin mengganggu aktivitas.
Semakin cepat penyebabnya diketahui, semakin cepat pula penanganan yang tepat dapat dilakukan.
Konsumsi Makanan Tinggi Serat agar BAB Lebih Lancar
Salah satu cara sederhana untuk membantu mencegah BAB keras adalah memperbanyak konsumsi makanan tinggi serat. Serat membantu melunakkan feses sehingga proses BAB menjadi lebih mudah dan nyaman.
Beberapa makanan yang kaya serat antara lain:
- Pepaya.
- Pisang.
- Apel.
- Pir.
- Brokoli.
- Bayam.
- Kangkung.
- Wortel.
- Oatmeal.
- Roti gandum.
Selain itu, jangan lupa untuk:
- Minum air putih minimal 2 liter per hari.
- Rutin berolahraga ringan.
- Tidak menunda keinginan BAB.
- Mengurangi kebiasaan duduk terlalu lama.
Jika BAB Berdarah, Segera Periksakan Diri
Apabila rasa sakit saat BAB disertai BAB berdarah, jangan menunggu hingga keluhan semakin parah. Perdarahan yang terjadi berulang perlu diperiksa untuk mengetahui penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang sesuai.
Segera konsultasikan kondisi Anda ke ST Wasir Center terdekat agar mendapatkan diagnosis yang tepat.
ST Wasir Center, Klinik Proktologi dengan Teknologi Modern
ST Wasir Center merupakan klinik proktologi yang berfokus pada diagnosis dan penanganan berbagai gangguan anorektal, seperti:
- Wasir (ambeien).
- Fisura ani.
- Fistula ani.
- Abses perianal.
Didukung oleh dokter spesialis berpengalaman dan fasilitas yang lengkap, ST Wasir Center menggunakan berbagai teknologi modern, antara lain:
Well-C
Metode ligasi menggunakan benang nilon khusus yang membantu menangani ambeien sesuai indikasi medis.
Radiofrekuensi
Teknologi yang memanfaatkan energi gelombang radio untuk membantu menangani jaringan secara lebih presisi dengan trauma jaringan yang minimal.
Ultrasonic
Metode yang menggunakan gelombang ultrasonik berfrekuensi tinggi sehingga tindakan dapat dilakukan secara lebih nyaman dan minim invasif.
Laser
Teknologi laser digunakan pada kasus tertentu untuk membantu penanganan gangguan anorektal dengan tingkat presisi yang tinggi.
Dokter akan menentukan metode yang paling sesuai berdasarkan hasil pemeriksaan dan kondisi masing-masing pasien.
Kesimpulan
Kenapa sakit ketika BAB? Penyebabnya bisa beragam, mulai dari BAB yang terlalu keras, kebiasaan mengejan berlebihan, pecahnya pembuluh darah di area rektum, hingga gesekan pada jaringan anus. Keluhan ini juga dapat menjadi tanda adanya wasir atau gangguan anorektal lainnya.
Jangan abaikan nyeri saat BAB, terutama jika disertai BAB berdarah atau benjolan di area anus. Perbaiki pola makan dengan memperbanyak konsumsi sayur, buah, dan air putih agar BAB lebih lancar. Jika keluhan terus berulang, segera konsultasikan ke ST Wasir Center terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat dengan dukungan teknologi modern seperti Well-C, Radiofrekuensi, Ultrasonic, dan Laser.