Ambeien atau wasir merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup umum terjadi. Kondisi ini terjadi ketika pembuluh darah di sekitar anus atau rektum bagian bawah mengalami pembengkakan. Keluhannya dapat berupa gatal, nyeri, perdarahan saat buang air besar (BAB), hingga munculnya benjolan di sekitar anus. Meski pada sebagian kasus keluhan ambeien dapat membaik dengan perubahan pola makan dan kebiasaan BAB, gejala yang menetap atau semakin berat sebaiknya diperiksakan ke dokter. Perdarahan dari anus juga tidak selalu disebabkan oleh ambeien sehingga pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui penyebabnya. Bagi kalian yang mencari klinik ambeien unggulan Pekanbaru, artikel ini bisa menjadi jawabannya.
Apa Itu Ambeien?
Ambeien, atau dalam istilah medis disebut hemoroid, adalah pembengkakan pembuluh darah di area anus dan rektum bagian bawah.
Secara umum, ambeien dibedakan menjadi dua jenis:
-
Ambeien internal, yaitu pembengkakan yang terjadi di dalam anus atau rektum bagian bawah.
-
Ambeien eksternal, yaitu pembengkakan yang berada di bawah kulit di sekitar anus.
Ambeien internal dapat mengalami prolaps, yaitu jaringan yang membengkak keluar melalui anus. Sementara itu, ambeien eksternal dapat terasa sebagai benjolan di sekitar anus dan pada kondisi tertentu dapat terasa nyeri atau sensitif.
Apa Penyebab Ambeien?
Ambeien dapat berkaitan dengan meningkatnya tekanan pada pembuluh darah di area anus. Beberapa kebiasaan dan kondisi yang dapat meningkatkan risikonya antara lain:
-
Sering mengejan saat BAB.
-
Mengalami sembelit atau BAB keras.
-
Diare yang berlangsung lama.
-
Duduk terlalu lama di toilet.
-
Kurang mengonsumsi makanan berserat.
-
Sering mengangkat beban berat.
-
Kehamilan.
-
Bertambahnya usia dan melemahnya jaringan penyangga di area anus dan rektum.
Kebiasaan mengejan dan konstipasi menjadi salah satu hal yang penting diperhatikan karena dapat meningkatkan tekanan pada area anus.
Gejala Ambeien yang Perlu Dikenali
Gejala ambeien dapat berbeda pada setiap orang, tergantung jenis dan kondisinya. Beberapa gejala yang umum antara lain:
1. BAB Berdarah
Salah satu tanda yang dapat muncul pada ambeien internal adalah darah berwarna merah terang setelah BAB. Darah dapat terlihat pada feses, tisu toilet, atau di dalam toilet.
Namun, jangan langsung menganggap setiap perdarahan dari anus sebagai ambeien. Perdarahan juga dapat berkaitan dengan kondisi lain pada saluran pencernaan, sehingga pemeriksaan dokter penting dilakukan jika keluhan berulang atau tidak membaik.
2. Muncul Benjolan di Anus
Ambeien eksternal dapat menyebabkan benjolan yang terasa di sekitar anus. Pada ambeien internal yang mengalami prolaps, jaringan juga dapat keluar melalui anus, terutama saat BAB.
3. Gatal atau Iritasi
Area anus dapat terasa gatal atau mengalami iritasi. Keluhan ini dapat semakin mengganggu apabila terjadi gesekan atau kebiasaan membersihkan area anus secara berlebihan.
4. Nyeri atau Rasa Tidak Nyaman
Ambeien eksternal dapat menyebabkan rasa nyeri, terutama ketika duduk. Benjolan yang mengalami pembekuan darah juga dapat terasa lebih nyeri dan keras.
Bagaimana Cara Mencegah Ambeien?
Pola hidup dan kebiasaan BAB yang baik dapat membantu mengurangi risiko terjadinya ambeien. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:
Konsumsi Makanan Tinggi Serat
Serat membantu membuat feses lebih lunak sehingga lebih mudah dikeluarkan. Sumber serat dapat berasal dari sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
Cukupi Kebutuhan Cairan
Asupan cairan yang cukup membantu menjaga konsistensi feses, terutama ketika dikombinasikan dengan pola makan tinggi serat. Kebutuhan cairan setiap orang dapat berbeda, sehingga dapat disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan aktivitas masing-masing.
Hindari Mengejan Saat BAB
Jangan memaksakan diri mengejan terlalu kuat. Selain itu, hindari duduk terlalu lama di toilet karena kebiasaan tersebut dapat meningkatkan tekanan pada area anus.
Rutin Bergerak dan Berolahraga
Aktivitas fisik secara rutin dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat sekaligus membantu menjaga fungsi pencernaan dan mencegah konstipasi.
Jangan Menunda BAB
Ketika tubuh memberikan dorongan untuk BAB, sebaiknya jangan terlalu sering menundanya. Menjaga kebiasaan BAB yang teratur dapat membantu mengurangi masalah konstipasi.
Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?
Jika keluhan ringan tidak kunjung membaik setelah melakukan perawatan mandiri, sebaiknya konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter. NIDDK juga menyarankan pemeriksaan medis jika gejala tetap ada setelah sekitar satu minggu perawatan di rumah atau jika terjadi perdarahan dari anus.
Terlebih jika mulai muncul benjolan di sekitar anus, BAB berdarah berulang, nyeri, atau benjolan yang keluar saat BAB, pemeriksaan dapat membantu memastikan penyebab keluhan dan menentukan penanganan yang sesuai.
Klinik Ambeien Unggulan Pekanbaru di ST Wasir Center RS Syafira
Bagi Anda yang berada di Pekanbaru dan mengalami keluhan ambeien yang tidak kunjung membaik, ST Wasir Center RS Syafira Pekanbaru menyediakan layanan penanganan wasir dengan berbagai pilihan teknologi medis.
Berdasarkan informasi layanan ST Wasir Center dan RS Syafira, tersedia beberapa metode penanganan, yaitu:
-
Well-C (ligasi nilon), yaitu metode ligasi menggunakan benang khusus untuk menangani jaringan wasir.
-
Radiofrekuensi, yang menggunakan energi gelombang radio untuk membantu menangani jaringan wasir secara terarah.
-
Ultrasonic/ultrasonik, yang menggunakan teknologi getaran frekuensi tinggi dalam prosedur penanganan wasir.
Pemilihan metode tidak dilakukan secara sama untuk setiap pasien. Dokter akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu dan menentukan penanganan berdasarkan kondisi serta tingkat keparahan ambeien.
Jadi, jika Anda mengalami gejala ambeien yang terus berulang atau mulai merasakan adanya benjolan di anus, jangan hanya menebak penyebabnya. Konsultasikan ke ST Wasir Center RS Syafira Pekanbaru agar kondisi dapat diperiksa dan mendapatkan pilihan penanganan yang sesuai.
Kesimpulan
Ambeien merupakan pembengkakan pembuluh darah di sekitar anus atau rektum yang dapat menimbulkan berbagai keluhan, mulai dari gatal, nyeri, BAB berdarah, hingga benjolan.
Menjaga pola makan tinggi serat, mencukupi cairan, menghindari mengejan, tidak duduk terlalu lama di toilet, dan rutin beraktivitas fisik dapat membantu mengurangi risiko ambeien.
Jika gejala tidak kunjung membaik atau mulai muncul benjolan, lakukan pemeriksaan. Untuk masyarakat yang membutuhkan klinik ambeien unggulan di Pekanbaru, ST Wasir Center RS Syafira Pekanbaru menyediakan pilihan penanganan dengan metode Well-C, radiofrekuensi, dan ultrasonic yang penggunaannya disesuaikan dengan hasil pemeriksaan dokter.