Perbedaan Prolaps Rektum dan Ambeien
Benjolan yang keluar dari anus saat buang air besar (BAB) sering kali dianggap sebagai ambeien. Padahal, kondisi tersebut juga dapat disebabkan oleh prolaps rektum, yaitu keadaan ketika bagian rektum turun hingga menonjol keluar melalui anus. Prolaps rektum dan ambeien memang dapat memiliki gejala yang mirip, tetapi keduanya merupakan kondisi berbeda. Mengenali perbedaan prolaps rektum dan ambeien penting agar pasien mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang sesuai.

Apa itu Prolaps Rektum?

Prolaps rektum adalah kondisi ketika sebagian atau seluruh dinding rektum, yaitu bagian akhir usus besar sebelum anus, turun dari posisi normalnya dan menonjol melalui lubang anus.

Kondisi ini dapat terjadi ketika jaringan penyangga rektum melemah. Prolaps rektum lebih sering ditemukan pada lansia, terutama mereka yang mengalami sembelit kronis, sering mengejan, atau memiliki gangguan pada otot dasar panggul.

Gejala prolaps rektum yang dapat muncul meliputi:

  • Jaringan berwarna kemerahan yang menonjol keluar dari anus.

  • Sensasi mengganjal atau seperti ada sesuatu yang keluar dari anus.

  • Keluarnya lendir dari anus.

  • Kesulitan mengendalikan buang angin atau BAB.

  • Perasaan BAB belum tuntas.

Pada tahap awal, jaringan yang keluar mungkin masuk kembali dengan sendirinya. Namun, pada kondisi yang lebih lanjut, jaringan dapat tetap berada di luar anus.

Apa itu Ambeien?

Ambeien atau wasir adalah pembengkakan jaringan pembuluh darah dan penyangga di sekitar anus serta rektum bagian bawah. Ambeien dalam dapat menyebabkan benjolan keluar melalui anus, terutama ketika mengejan saat BAB.

Berdasarkan tingkat prolapsnya, ambeien dalam dibagi menjadi empat derajat:

  • Derajat 1: Ambeien masih berada di dalam anus.

  • Derajat 2: Benjolan keluar saat BAB, kemudian masuk kembali dengan sendirinya.

  • Derajat 3: Benjolan keluar dan perlu didorong kembali menggunakan tangan.

  • Derajat 4: Benjolan terus berada di luar dan tidak dapat dimasukkan kembali.

Keluhan ambeien dapat berupa perdarahan saat BAB, gatal, rasa tidak nyaman, atau benjolan yang keluar dari anus. Nyeri berat dapat terjadi, terutama jika terdapat komplikasi seperti pembekuan darah pada ambeien luar.

Perbedaan Prolaps Rektum dan Ambeien

Meskipun keduanya dapat menyebabkan benjolan keluar dari anus, terdapat beberapa perbedaan yang perlu diketahui.

1. Jaringan yang menonjol

Pada prolaps rektum, bagian dinding rektum turun dan keluar melalui anus. Sementara itu, pada ambeien, jaringan hemoroid yang membengkak menonjol keluar.

2. Bentuk benjolan

Prolaps rektum yang melibatkan seluruh ketebalan dinding rektum dapat terlihat seperti jaringan berbentuk tabung atau lingkaran dengan lipatan melingkar. Sebaliknya, ambeien yang mengalami prolaps biasanya terlihat sebagai beberapa tonjolan dengan celah di antaranya. Namun, bentuk saja tidak cukup untuk memastikan diagnosis.

3. Gejala yang menyertai

Prolaps rektum lebih sering dikaitkan dengan keluarnya lendir, gangguan menahan BAB, dan sensasi BAB tidak tuntas. Ambeien lebih sering menimbulkan perdarahan merah segar saat BAB, gatal, serta benjolan yang keluar ketika mengejan.

4. Penanganan

Penanganan ambeien bergantung pada derajat keparahan dan keluhan pasien, mulai dari perubahan pola BAB hingga tindakan medis. Sementara itu, prolaps rektum memerlukan evaluasi khusus dan pada banyak kasus membutuhkan operasi untuk memperbaiki posisi rektum.

Bagaimana Cara Memastikan Diagnosis?

Benjolan yang keluar dari anus tidak dapat dipastikan sebagai ambeien hanya berdasarkan tampilannya. Dokter perlu melakukan pemeriksaan untuk membedakan prolaps rektum, ambeien, dan kondisi lain yang memiliki gejala serupa.

Pemeriksaan dapat meliputi evaluasi fisik area anus, pemeriksaan colok dubur, serta anoskopi jika diperlukan. Pada dugaan prolaps rektum, dokter dapat menyarankan pemeriksaan tambahan untuk mengevaluasi fungsi usus dan otot dasar panggul.

Apabila jaringan yang keluar dari anus tidak dapat masuk kembali, terutama jika disertai nyeri hebat, perubahan warna menjadi gelap, atau perdarahan banyak, segera cari pertolongan medis.

Pemeriksaan Ambeien di ST Wasir Center

Jika mengalami benjolan yang keluar dari anus, pemeriksaan oleh dokter spesialis bedah dapat membantu menentukan penyebab keluhan. Di ST Wasir Center, evaluasi dilakukan sesuai kondisi pasien, termasuk pemeriksaan anus dan anoskopi bila diperlukan untuk menilai kemungkinan ambeien.

ST Wasir Center menyediakan pilihan penanganan ambeien modern, seperti Well-C, radiofrekuensi, ultrasonik, dan laser di cabang Jakarta. Pemilihan metode dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dokter dan kondisi masing-masing pasien. Jika benjolan ternyata disebabkan oleh prolaps rektum, pasien memerlukan evaluasi lebih lanjut untuk menentukan penanganan yang tepat.

Kesimpulan: Perbedaan Prolaps Rektum dan Ambeien

Prolaps rektum dan ambeien sama-sama dapat menyebabkan jaringan menonjol keluar dari anus, tetapi keduanya memiliki penyebab dan penanganan berbeda. Prolaps rektum melibatkan turunnya dinding rektum, sedangkan ambeien berkaitan dengan pembengkakan jaringan hemoroid.

Jika mengalami benjolan anus berulang, perdarahan, atau keluarnya lendir, jangan langsung menyimpulkan bahwa keluhan tersebut merupakan ambeien. Pemeriksaan medis membantu memastikan diagnosis dan menentukan penanganan yang sesuai.

Rate this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *