19 views
Ambeien Eksternal Pecah Berdarah, Bagaimana Cara Mengobatinya?

Wasir dapat menyebabkan ketidaknyamanan terutama ketika duduk, terlebih lagi jika benjolan ambeien eksternal pecah dan berdarah. Gejala wasir meliputi rasa gatal atau terbakar pada anus, keluarnya darah ketika buang air besar. Wasir atau hemoroid adalah pembengkakan atau pembesaran pembuluh darah area sekitar anus dan rektum.

Ambeien terbagi dua jenis berdasarkan letaknya yaitu, wasir dalam (internal) dan wasir luar (eksternal). Wasir internal dan wasir eksternal bisa menjadi wasir trombosis. Trombosis ketika wasir internal dan wasir eksternal terisi gumpalan darah. Jika benjolan darah tersebut menjadi penuh, ambeien dapat pecah dan berdarah. Meski, tidak berbahaya, pasien dapat mengalami sakit hingga peradangan hebat.

Pahami Gejala Ambeien Eksternal Pecah

Sebelum mengatasi ambeien eksternal yang pecah, penting untuk memahami tanda-tanda dan gejalanya. Biasanya, ambeien eksternal yang pecah ditandai oleh rasa nyeri yang tajam dan intens di daerah sekitar anus. Kamu mungkin juga mengalami perdarahan saat buang air besar, serta adanya benjolan yang terasa bengkak dan sensitif. Memahami gejala ini akan membantu kamu mengenali kondisi dengan lebih baik dan segera mengambil tindakan.

Langkah-langkah Mengatasi Ambeien Eksternal Pecah:

1. Kompres Dingin

Menggunakan kompres dingin dapat membantu mengurangi peradangan dan nyeri pada area yang terkena. Tempatkan es batu yang dibungkus dengan kain bersih pada daerah yang bermasalah selama 10-15 menit beberapa kali sehari. Pastikan untuk tidak mengaplikasikan es secara langsung pada kulit agar tidak menyebabkan iritasi.

Baca Juga:  Apakah Fistula Ani Disebabkan Kondisi Anus yang Kotor?

2. Sitz Bath

Sitz bath adalah teknik yang efektif untuk meredakan nyeri dan pembengkakan akibat ambeien pecah. Cara melakukannya adalah dengan duduk di dalam bak berisi air hangat selama 10-15 menit beberapa kali sehari. Air hangat akan membantu meningkatkan sirkulasi darah ke area tersebut dan mengurangi gejala yang tidak nyaman.

3. Perawatan Kebersihan

Menjaga kebersihan area anus sangat penting untuk mencegah infeksi dan mengurangi risiko iritasi. Setelah buang air besar, gunakan tisu lembut atau kain bersih yang dibasahi dengan air hangat untuk membersihkan area tersebut secara perlahan dan hati-hati. Hindari penggunaan tisu beraroma atau tisu kasar yang dapat menyebabkan iritasi. Setelah membersihkan, keringkan area dengan lembut menggunakan handuk bersih atau kain lembut.

4. Oleskan Salep Hemoroid

Salep hemoroid yang mengandung bahan alami seperti aloe vera atau witch hazel dapat membantu mengurangi peradangan, mengurangi nyeri, dan mempercepat penyembuhan. Oleskan salep secara tipis pada area yang terkena setelah membersihkannya dengan baik. Pastikan untuk mengikuti petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan dan konsultasikan dengan apoteker atau tenaga medis jika perlu.

5. Konsultasikan dengan Dokter

Jika gejala wasir kamu tidak membaik dalam beberapa hari atau mengalami perburukan, penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis wasir. Dokter dapat memberikan diagnosis yang akurat dan memberikan penanganan yang lebih spesifik sesuai dengan kondisi kamu. Mereka juga dapat merekomendasikan penggunaan obat resep atau prosedur medis jika diperlukan.

Untuk melakukan konsultasi dan pemeriksaan terhadap permasalah wasir, maka sebaiknya segeralah untuk datang dan melakukan pendaftaran di Klinik ST Wasir Center. Untuk informasi lebih lanjut mengenai ST Wasir Center, silakan klik di sini!

Rate this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *