66 views
Apa itu Wasir Nekrotik (Kematian Jaringan)?

Wasir, juga dikenal sebagai ambeien, adalah kondisi umum yang terjadi ketika pembuluh darah di sekitar anus dan rektum membengkak. Wasir biasanya disebabkan oleh peningkatan tekanan pada pembuluh darah tersebut, misalnya saat Anda mengejan selama buang air besar. Meskipun sebagian besar kasus wasir dapat diatasi dengan perawatan rumah yang sederhana, dalam beberapa kasus yang lebih parah, wasir dapat mengalami nekrosis atau kematian jaringan. Wasir nekrotik adalah kondisi serius yang membutuhkan penanganan medis segera.

Pengertian Wasir Nekrotik

Wasir nekrotik terjadi ketika pembuluh darah di dalam wasir mengalami kematian jaringan. Hal ini dapat disebabkan oleh kurangnya aliran darah yang cukup ke area tersebut, biasanya sebagai akibat dari penekanan berkepanjangan atau pembekuan darah yang parah. Penyakit ini seringkali disertai dengan gejala yang lebih parah dan berisiko tinggi terhadap infeksi.

Penyebab Wasir Nekrotik

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kondisi ini meliputi:

  1. Wasir Internal: Wasir yang terletak di dalam rektum atau anus cenderung lebih rentan terhadap nekrosis. Kondisi ini dapat terjadi jika wasir internal tidak terdeteksi atau tidak diobati dengan tepat.
  2. Pembekuan Darah: Jika darah terperangkap dalam wasir dan membeku, ini dapat menyebabkan nekrosis pada jaringan wasir.
  3. Tekanan Berkepanjangan: Penekanan yang berlebihan pada wasir, misalnya akibat sembelit yang kronis, dapat menyebabkan aliran darah terhenti dan menyebabkan nekrosis.

Gejala Wasir Nekrotik

Pada kondisi ini dapat menimbulkan gejala yang lebih parah daripada wasir biasa, termasuk:

  1. Nyeri hebat: Nyeri pada area wasir yang tidak tertahankan dan berlangsung secara terus-menerus.
  2. Perdarahan yang berat: Darah segar dapat mengalir dari anus atau terdapat bekuan darah pada feses.
  3. Perubahan warna atau tekstur wasir: Wasir yang mengalami nekrosis bisa tampak berubah warna menjadi kebiruan atau hitam.
  4. Peningkatan risiko infeksi: Wasir nekrotik dapat meningkatkan risiko infeksi, yang dapat menyebabkan gejala seperti demam, pembengkakan, dan keluarnya nanah dari area wasir.
Baca Juga:  Bisakah Striktur atau Pengecilan Anus Terjadi Setelah Tindakan Wasir?

Gaya Hidup

Perubahan gaya hidup dapat dilakukan untuk mengelola wasir nekrotik. Beberapa langkah yang dapat diambil antara lain:

  1. Menghindari sembelit: Makan makanan tinggi serat, minum banyak air, dan berolahraga secara teratur dapat membantu mencegah sembelit.
  2. Hindari mengejan: Usahakan untuk tidak mengejan saat buang air besar dan hindari duduk terlalu lama di toilet.
  3. Menjaga kebersihan area anal: Gunakan tisu basah atau mandi dengan air hangat setelah buang air besar untuk menjaga kebersihan area anal.

Kesimpulan

Wasir nekrotik adalah kondisi serius yang terjadi ketika wasir mengalami kematian jaringan. Gejala yang lebih parah seperti nyeri hebat, perdarahan berat, dan risiko infeksi dapat terjadi pada wasir nekrotik. perubahan gaya hidup seperti mencegah sembelit dan menjaga kebersihan area anal juga penting. Jika Anda mengalami gejala-gejala yang sudah disampaikan diatas, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Rate this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *