Apakah Ambeien Bisa Menyebabkan Infeksi?

Banyak orang menganggap ambeien hanya menyebabkan benjolan atau BAB berdarah. Padahal, ketika keluhan dibiarkan tanpa penanganan, muncul pertanyaan lain yang sering diajukan, yaitu “Apakah ambeien bisa menyebabkan infeksi?”

Jawabannya, ambeien sendiri bukanlah infeksi. Ambeien merupakan pembengkakan pembuluh darah di area anus atau rektum bagian bawah. Namun, pada kondisi tertentu, jaringan di sekitar ambeien dapat mengalami iritasi atau komplikasi yang meningkatkan risiko terjadinya infeksi. Oleh karena itu, keluhan yang tidak kunjung membaik sebaiknya diperiksakan ke dokter.

Apakah Ambeien Bisa Menyebabkan Infeksi?

  • Apakah ambeien merupakan penyakit infeksi?

Tidak.

Ambeien terjadi akibat pembengkakan pembuluh darah, bukan karena bakteri, virus, atau jamur. Dengan kata lain, ambeien bukan penyakit menular dan bukan infeksi.

  • Lalu mengapa area ambeien bisa terasa nyeri atau bengkak?

Ambeien yang membesar dapat mengalami gesekan saat buang air besar atau iritasi akibat feses yang keras. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri, pembengkakan, bahkan luka pada jaringan sekitar anus.

Apabila kebersihan area anus kurang terjaga atau terdapat luka terbuka, risiko infeksi pada jaringan sekitar dapat meningkat.

  • Apa tanda yang perlu diwaspadai?

Segera berkonsultasi apabila Anda mengalami:

  • BAB berdarah yang berulang.
  • Benjolan yang semakin besar.
  • Nyeri hebat pada area anus.
  • Keluar cairan atau nanah dari sekitar anus.
  • Demam atau badan terasa tidak enak.
  • Kemerahan dan bengkak yang semakin meluas.

Gejala-gejala tersebut memerlukan pemeriksaan dokter untuk mengetahui penyebabnya.

  • Apakah semua benjolan di anus adalah ambeien?

Tidak.

Benjolan di anus juga dapat disebabkan oleh kondisi lain, seperti:

  • Fistula ani.
  • Fisura ani.
  • Abses perianal.
  • Lipoma.

Karena gejalanya dapat menyerupai ambeien, pemeriksaan oleh dokter diperlukan agar diagnosis tidak keliru.

Bagaimana Penanganan Ambeien?

Di ST Wasir Center (STWC), dokter spesialis bedah akan melakukan konsultasi dan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum menentukan metode penanganan.

Untuk ambeien, tersedia beberapa pilihan teknologi modern, antara lain:

  • Well-C (ligasi nilon).
  • Radiofrekuensi.
  • Ultrasonik.

Selain itu, ST Wasir Center juga menangani:

  • Fistula ani dengan teknologi FILAC (Fistula Laser Closure).
  • Fisura ani menggunakan radiofrekuensi atau laser.
  • Abses perianal.
  • Lipoma.

Pemilihan metode dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan kondisi masing-masing pasien.

Kapan Sebaiknya Segera ke Dokter?

Jangan menunda pemeriksaan apabila Anda mengalami:

  • BAB berdarah yang terjadi berulang.
  • Benjolan yang semakin besar atau terasa sangat nyeri.
  • Keluar cairan atau nanah dari anus.
  • Demam disertai nyeri pada area anus.
  • Keluhan yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

Pemeriksaan sejak dini membantu dokter mengetahui penyebab keluhan dan memberikan penanganan yang sesuai.

Kesimpulan: Apakah Ambeien Bisa Menyebabkan Infeksi?

Apakah ambeien bisa menyebabkan infeksi? Ambeien bukan merupakan penyakit infeksi. Namun, pada kondisi tertentu, jaringan di sekitar ambeien dapat mengalami iritasi atau komplikasi yang meningkatkan risiko infeksi, terutama jika terdapat luka atau kebersihan area anus kurang terjaga.

Apabila Anda mengalami BAB berdarah, benjolan di anus, nyeri hebat, atau muncul cairan dari sekitar anus, segera lakukan konsultasi di ST Wasir Center, Pusat Proktologi Indonesia. Dengan pemeriksaan oleh dokter spesialis bedah serta dukungan teknologi Well-C, radiofrekuensi, dan ultrasonik, dokter akan menentukan penanganan yang paling sesuai dengan kondisi Anda.

Rate this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *