Kenapa Ambeien Sering Kambuh?

Banyak penderita merasa keluhannya sudah membaik, tetapi beberapa waktu kemudian benjolan, BAB berdarah, atau rasa tidak nyaman di area anus muncul kembali. Hal ini membuat banyak orang bertanya, “Kenapa ambeien sering kambuh?”

Perlu diketahui bahwa ambeien dapat kembali menimbulkan keluhan apabila faktor pemicunya masih terus terjadi. Oleh karena itu, selain menjalani penanganan yang sesuai, perubahan kebiasaan sehari-hari juga berperan penting untuk membantu mengurangi risiko kekambuhan.

Kenapa Ambeien Sering Kambuh?

Beberapa faktor berikut dapat meningkatkan risiko ambeien kembali menimbulkan gejala.

1. Sering Mengalami Sembelit: Penyebab Ambeien Sering Kambuh

Sembelit membuat seseorang harus mengejan lebih kuat saat buang air besar. Tekanan yang berulang pada pembuluh darah di area anus dapat memicu munculnya kembali keluhan ambeien.

2. Terlalu Lama Duduk

Kebiasaan duduk dalam waktu yang lama, baik karena pekerjaan maupun aktivitas sehari-hari, dapat meningkatkan tekanan pada area panggul dan anus sehingga berpotensi memperberat gejala.

3. Kurang Mengonsumsi Serat: Penyebab Ambeien Sering Kambuh

Pola makan rendah serat dapat membuat feses menjadi lebih keras dan sulit dikeluarkan. Akibatnya, proses buang air besar membutuhkan tenaga lebih besar.

4. Kurang Minum Air Putih

Asupan cairan yang kurang dapat membuat feses menjadi lebih keras sehingga meningkatkan risiko sembelit.

5. Menunda Pemeriksaan: Penyebab Ambeien Sering Kambuh

Sebagian orang memilih mengobati sendiri tanpa mengetahui penyebab pasti keluhannya. Jika kondisi yang mendasari belum tertangani dengan baik, keluhan dapat muncul kembali.

Apakah Semua Ambeien yang Kambuh Harus Dioperasi?

Tidak.

Penanganan ambeien bergantung pada hasil pemeriksaan dokter. Tidak semua pasien memerlukan operasi karena pilihan terapi akan disesuaikan dengan:

  • Derajat ambeien.
  • Lokasi ambeien.
  • Frekuensi BAB berdarah.
  • Besarnya benjolan.
  • Kondisi kesehatan pasien.

Oleh karena itu, pemeriksaan menjadi langkah yang sangat penting sebelum menentukan terapi.

Cara Mengurangi Risiko Ambeien Kambuh

Beberapa kebiasaan berikut dapat membantu menjaga kesehatan saluran cerna dan mengurangi risiko kekambuhan:

  • Perbanyak konsumsi makanan tinggi serat.
  • Minum air putih yang cukup setiap hari.
  • Hindari mengejan terlalu kuat saat BAB.
  • Jangan menunda keinginan buang air besar.
  • Luangkan waktu untuk bergerak atau berjalan jika harus duduk dalam waktu lama.
  • Lakukan kontrol sesuai anjuran dokter setelah menjalani penanganan.

Meskipun demikian, tidak ada cara yang dapat menjamin ambeien tidak akan kambuh sama sekali.

Penanganan Ambeien di ST Wasir Center

Sebagai Pusat Proktologi Indonesia, ST Wasir Center (STWC) menyediakan layanan konsultasi dan penanganan ambeien oleh dokter spesialis bedah.

Setelah pemeriksaan, dokter akan menentukan metode yang paling sesuai, seperti:

  • Well-C (ligasi nilon).
  • Radiofrekuensi.
  • Ultrasonik.

Selain menangani ambeien, ST Wasir Center juga melayani penanganan:

  • Fistula ani dengan FILAC (Fistula Laser Closure).
  • Fisura ani menggunakan radiofrekuensi atau laser.
  • Abses perianal.
  • Lipoma.

Kapan Harus Segera Berkonsultasi?

Segera lakukan pemeriksaan apabila Anda mengalami:

  • BAB berdarah yang berulang.
  • Benjolan di anus yang semakin besar.
  • Nyeri saat duduk atau buang air besar.
  • Keluhan yang sering kambuh meski sudah pernah diobati.
  • Benjolan yang tidak dapat masuk kembali ke dalam anus.

Pemeriksaan sejak dini membantu dokter mengetahui penyebab keluhan dan menentukan penanganan yang tepat.

Kesimpulan: Kenapa Ambeien Sering Kambuh?

Kenapa ambeien sering kambuh? Penyebabnya dapat berkaitan dengan sembelit, kurang konsumsi serat, kurang minum air putih, kebiasaan duduk terlalu lama, atau faktor lain yang masih memicu tekanan pada area anus. Selain itu, penanganan yang belum sesuai dengan kondisi pasien juga dapat membuat gejala muncul kembali.

Apabila ambeien sering kambuh atau mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, segera lakukan konsultasi di ST Wasir Center. Dengan pemeriksaan oleh dokter spesialis bedah dan dukungan teknologi modern seperti Well-C, radiofrekuensi, dan ultrasonik, dokter akan menentukan penanganan yang sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.

Rate this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *