Apakah Ambeien Bisa Pecah?

Benjolan ambeien yang terasa semakin besar sering membuat penderitanya khawatir. Tidak sedikit yang bertanya, “Apakah ambeien bisa pecah?” atau takut benjolan tersebut akan mengeluarkan banyak darah secara tiba-tiba.

Sebenarnya, istilah “ambeien pecah” tidak sepenuhnya tepat dalam dunia medis. Namun, ambeien dapat mengalami perdarahan atau luka akibat iritasi maupun gesekan saat buang air besar. Untuk memahami kondisi ini dengan benar, simak beberapa fakta berikut.

Mitos: Apakah Ambeien Bisa Pecah Seperti Bisul

Fakta: Tidak.

Ambeien bukanlah bisul yang berisi nanah. Ambeien merupakan pembengkakan pembuluh darah di area anus atau rektum bagian bawah. Karena itu, ambeien tidak “meledak” seperti abses.

Yang dapat terjadi adalah pembuluh darah pada jaringan ambeien mengalami iritasi atau luka sehingga muncul perdarahan.

Mitos: Jika Keluar Darah Berarti Ambeien Bisa Pecah

Fakta: Belum tentu.

BAB berdarah memang dapat terjadi pada penderita ambeien, terutama saat feses yang keras bergesekan dengan jaringan ambeien. Namun, perdarahan saat BAB juga dapat disebabkan oleh kondisi lain, seperti:

  • Fisura ani.
  • Fistula ani.
  • Peradangan pada saluran cerna.
  • Gangguan anorektal lainnya.

Karena itu, penyebab perdarahan perlu dipastikan melalui pemeriksaan dokter.

Mitos: Benjolan Ambeien yang Membesar Pasti Bisa Pecah

Fakta: Tidak selalu.

Benjolan ambeien dapat membesar, terutama jika tekanan pada pembuluh darah di area anus terus meningkat. Namun, pembesaran tersebut tidak berarti benjolan akan pecah.

Meski demikian, benjolan yang semakin besar dapat menimbulkan keluhan seperti:

  • Nyeri saat duduk.
  • Sulit menjaga kebersihan area anus.
  • Rasa mengganjal.
  • Gatal atau iritasi.

Apa yang Harus Dilakukan Jika BAB Berdarah?

Apabila Anda mengalami BAB berdarah, jangan langsung menyimpulkan bahwa ambeien telah “pecah”.

Langkah yang sebaiknya dilakukan adalah:

  • Perhatikan warna dan jumlah darah yang keluar.
  • Hindari mengejan terlalu kuat saat BAB.
  • Konsumsi makanan tinggi serat dan cukup cairan.
  • Segera lakukan pemeriksaan apabila perdarahan berulang atau disertai nyeri hebat.

Diagnosis yang tepat hanya dapat ditegakkan melalui konsultasi dan pemeriksaan oleh dokter.

Bagaimana Penanganan Ambeien?

Di ST Wasir Center (STWC), dokter akan menentukan penanganan berdasarkan hasil pemeriksaan dan tingkat keparahan ambeien.

Teknologi yang tersedia meliputi:

Well-C (Ligasi Nilon)

Teknik pengikatan jaringan ambeien menggunakan benang nilon tanpa sayatan dan tanpa jahitan sesuai indikasi medis.

Radiofrekuensi

Teknologi yang memanfaatkan energi frekuensi tinggi untuk membantu menangani jaringan ambeien secara presisi.

Ultrasonik

Digunakan pada kondisi tertentu sesuai hasil evaluasi dokter.

Selain ambeien, ST Wasir Center juga menangani fistula ani dengan FILAC, serta fisura ani menggunakan radiofrekuensi atau laser.

Kapan Harus Segera ke Dokter?

Jangan menunda pemeriksaan apabila Anda mengalami:

  • BAB berdarah berulang.
  • Benjolan di anus yang semakin besar.
  • Nyeri hebat saat BAB.
  • Perdarahan yang tidak kunjung berhenti.
  • Keluhan yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

Semakin cepat dilakukan pemeriksaan, semakin cepat pula penyebab keluhan dapat diketahui.

Kesimpulan: Apakah Ambeien Bisa Pecah?

Jadi, apakah ambeien bisa pecah? Dalam istilah medis, ambeien tidak pecah seperti bisul. Namun, jaringan ambeien dapat mengalami iritasi atau luka sehingga menyebabkan perdarahan, terutama saat buang air besar. Karena BAB berdarah juga dapat disebabkan oleh penyakit lain, pemeriksaan oleh dokter sangat penting untuk memastikan penyebabnya.

Apabila Anda mengalami BAB berdarah, benjolan di anus, atau keluhan lain yang mengarah pada ambeien, segera lakukan konsultasi di ST Wasir Center. Setelah pemeriksaan, dokter akan menentukan metode penanganan yang paling sesuai, seperti Well-C, radiofrekuensi, atau ultrasonik, sesuai dengan kondisi yang Anda alami.

Rate this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *