118 views
Bagaimana Mengatur Pola Makan Penderita Wasir?

Wasir, juga dikenal sebagai hemoroid, adalah kondisi di mana pembuluh darah di area rektum dan anus membengkak dan meradang. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan atau perburukan wasir adalah pola makan. Pola makan penderita wasir perlu dijaga untuk meringankan gejala yang dialami. Mengatur pola makan yang sehat dan tepat dapat membantu mengurangi gejala wasir serta mencegah kemunculan flare-up yang lebih parah.

Berikut adalah beberapa langkah dalam mengatur pola makan untuk penderita wasir:

1. Tingkatkan Asupan Serat:

Serat adalah salah satu komponen penting dalam makanan yang membantu menjaga pencernaan yang sehat dan mengurangi ketegangan saat buang air besar. Asupan serat yang cukup dapat membantu mencegah sembelit, yang dapat memperburuk gejala wasir. Sumber makanan kaya serat meliputi buah-buahan segar, sayuran, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan sereal tinggi serat. Sebaiknya konsumsi minimal 25-30 gram serat setiap hari.

2. Minum Air yang Cukup:

Penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan minum cukup air setiap hari. Air membantu melunakkan tinja dan memfasilitasi proses pencernaan yang lancar. Minumlah minimal 8 gelas air setiap hari, lebih banyak jika Anda beraktivitas fisik atau berada dalam iklim yang panas.

Baca Juga:  Penyebab Anus Gatal dan Cara Mengatasinya

3. Batasi Makanan Berlemak dan Pedas:

Makanan berlemak dan pedas dapat merangsang peradangan dalam saluran pencernaan, yang bisa memperburuk gejala wasir. Hindari makanan yang digoreng, berlemak tinggi, dan terlalu pedas. Sebaiknya pilih makanan yang direbus, dikukus, atau dipanggang.

4. Kurangi Konsumsi Alkohol dan Kafein:

Alkohol dan kafein dapat menyebabkan dehidrasi dan memperburuk sembelit. Reduksi atau penghindaran alkohol dan minuman berkafein seperti kopi dan teh dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh dan meminimalkan ketegangan saat buang air besar.

5. Konsumsi Buah-buahan dan Sayuran dengan Kulit:

Kulit pada buah-buahan dan sayuran mengandung serat yang tinggi. Saat memungkinkan, konsumsilah buah-buahan dan sayuran dengan kulitnya, asalkan Anda tidak memiliki masalah pencernaan lain yang membatasi konsumsi serat kasar.

6. Pilih Karbohidrat Sehat:

Karbohidrat sehat seperti gandum utuh, beras merah, dan biji-bijian lainnya mengandung serat dan nutrisi yang penting untuk menjaga pencernaan yang sehat.

7. Hindari Makanan yang Memicu Gas:

Makanan yang menyebabkan produksi gas dalam saluran pencernaan, seperti kacang-kacangan dan brokoli, mungkin membuat perasaan tidak nyaman dan meningkatkan tekanan pada area rektum. Jika mungkin, batasi konsumsi makanan tersebut.

8. Pertimbangkan Suplemen Serat:

Jika sulit untuk mendapatkan cukup serat melalui makanan, pertimbangkan untuk mengonsumsi suplemen serat setelah berkonsultasi dengan dokter. Namun, pastikan untuk tetap mengonsumsi banyak air bersamaan dengan suplemen serat.

9. Makan dalam Porsi Kecil dan Teratur:

Makan dalam porsi kecil dan teratur dapat membantu menjaga pencernaan yang lancar dan menghindari tekanan berlebih pada area rektum.

10. Konsultasi dengan Ahli Gizi atau Dokter:

Sebelum melakukan perubahan besar pada pola makan Anda, disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter. Mereka dapat memberikan panduan yang spesifik berdasarkan kondisi kesehatan Anda.

Baca Juga:  Penyebab Anus Gatal

Oleh karena itu, mengatur pola makan yang sehat dan menghindari makanan yang dapat memperburuk gejala wasir adalah langkah penting dalam merawat diri sendiri. Namun, selain mengatur pola makan, penting juga untuk menjaga gaya hidup sehat secara keseluruhan, termasuk menjaga berat badan yang sehat, rutin berolahraga, dan mengelola stres. JIka pola makan sudah diatur sedemikan rupa, namun gejala wasir tak kunjung sembuh, perlu untuk konsultasi ke dokter spesialis agar mendapat penanganan yang tepat. Hubungi call center Klinik spesialis wasir ST Wasir Center untuk berkonsultasi dengan dokter berpengalaman.

5/5 - (1 vote)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *