69 views
Cegah Wasir Dengan 13 Makanan Berikut

Bikin Buang Air Tak Nyaman, Cegah Wasir dengan 13 Makanan Berikut!

Jenis makanan tinggi serat yang masuk ke dalam tubuh sangat berpengaruh pada kesehatan. Oleh karenanya, sebaiknya tidak asal mengonsumsi makanan tertentu.Ketahui lebih dulu apa itu makanan tinggi serat dan apa saja yang sebaiknya dikonsumsi pada kondisi tubuh tertentu.Serat sendiri merupakan nutrisi penting yang secara alami ada dalam tanaman dan dapat membantu lancarnya pencernaan.

Meski merupakan zat gizi yang tidak dapat dicerna, serta justru membantu proses pencernaan makanan. Tak heran makanan yang mengandung serat tinggi menjadi salah satu kebutuhan penting dalam tubuh. Contoh makanan tinggi serat di sini seperti sayuran, buah, biji-bijian, serta kacang-kacangan.

Ada dua jenis serat yang perlu kamu ketahui. Pertama serat larut air, dan yang kedua serat tidak larut air. Buah, oat, jelai atau barley, guar gum, sayuran, dan rumput laut atau agar-agar tergolong dalam serat larut air. Sedangkan mereka yang tergolong dalam serat tak larut air adalah biji-bijian, kacang-kacangan, gandum, dan beberapa jenis sayuran tertentu, salah satunya bayam.

Wasir

Wasir memang tidak mematikan, namun penyakit yang satu ini jelas akan membuat tidak nyaman dan mengganggu aktivitas. Penderita wasir akan kesulitan saat duduk atau melakukan aktivitas lainnya. Belum lagi jika hendak buang air besar, akan terasa sakit di area anus. Bahkan, terkadang ada bercak darah yang keluar bersamaan feses. Hal ini terjadi karena adanya pembuluh darah yang meradang dan bengkak di sekitar anus atau di rektum bawah.

Baca Juga:  Wasir Bengkak : Penyebab, Gejala dan Pengobatan

Kerentanan terkena wasir ini seharusnya menjadi renungan untuk lebih berhati-hati dengan mencegahnya lewat makanan pilihan dan pola hidup yang sehat. Menurut penelitian, makanan yang berserat tinggi dan rendah lemak, seringkali dapat mengurangi atau cegah gejala wasir. Mengapa makanan berserat tinggi bisa cegah wasir? Ini disebabkan oleh serat yang dapat meningkatkan berat tinja, serta mengurangi waktu yang dihabiskan tinja di usus besar (waktu transit usus besar). Serat juga dapat meningkatkan retensi air di usus besar, menghasilkan tinja yang lebih lembut dan lebih mudah keluar. Selain itu, serat menurunkan tingkat pH di usus besar, yang juga mengurangi waktu transit usus besar, atau waktu yang dibutuhkan makanan untuk melewati usus besar.

Berdasarkan Pedoman Diet untuk Orang Amerika 2015-2020, setiap orang harus berusaha mendapatkan 14 gram (g) serat untuk setiap 1.000 kalori yang dikonsumsi.Untuk melancarkan pencernaan, kita butuh makanan tinggi serat. Rasanya begah banget, kan kalau makanan menumpuk di perut kita?

Gak cuma susah buang air besar, faktanya banyak penyakit yang bisa datang kalau kita kekurangan serat. Ada jantung, kolesterol tinggi, diabetes, dan Irritable Bowel Syndrome (IBS). Maka dari itu, wajib hukumnya mengonsumsi makanan tinggi serat seperti di bawah ini. Kamu juga bisa melihat berapa persen kandungan seratnya per 100 gram.

Berikut Rekomendasi Makanan Berserat Untuk Cegah Wasir

Apel

Buah apel adalah sumber serat makanan yang bagus. Apel berukuran sedang dan kulitnya mengandung sekitar 4,4 g serat, hal inilah yang menjadikan apel salah satu buah paling kaya serat. Serat tidak larut yang ditemukan di kulit apel tidak rusak selama proses pencernaan dan membantu sebagai efek pencahar.

Pir Buah

Pir mengandung serat yang tinggi dan senyawa lain yang dapat bermanfaat bagi penderita wasir. Buah pir dengan kulitnya mungkin mengandung sekitar 6 g serat. Buah pir juga mengandung fruktosa yang berfungsi sebagai pencahar alami.

Baca Juga:  Jangan Panik, Ini Penyebab BAB Keluar Darah

Jagung

Satu cangkir jagung manis masak mengandung sekitar 4,2 g serat. Banyak pula orang yang telah menggunakan jagung sebagai obat untuk wasir sejak zaman kuno. Selain serat, jagung juga mengandung antioksidan kuat yang mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas dan senyawa lain yang dapat membantu mengurangi nyeri.

Kacang-kacangan

Seperti buncis, kacang lima, dan kacang polong, adalah beberapa sumber serat terbaik di luar sana. Satu cangkir lentil yang dimasak mengandung sekitar 15,6 g serat.

Oat atau gandum

Salah satu contoh makanan berserat untuk ambeien adalah oat dan gandum. Makanan ini mengandung serat larut yang dibutuhkan untuk melancarkan pencernaan. Kamu bisa mengganti roti putih dan pasta dengan oat atau roti gandum. Ini akan lebih baik untuk pencernaan dan membuat BAB jadi lebih lancar. Selain itu, tentu masih ada banyak lagi manfaat gandum untuk kesehatan.

Berries

Buah beri, seperti raspberry, blackberry, dan stroberi, memiliki rasio kulit-ke-daging yang tinggi, artinya mengandung banyak serat per porsi. Buah-buahan jenis beri juga mengandung banyak air, yang membantu melunakkan tinja dan menjaga sistem pencernaan tetap lancar. Lalu, buah beri juga mengandung fruktosa, yang memiliki efek pencahar alami. Di Indonesia mungkin anda akan lebih sering menemui stoberi yang mengandung 2 gram serat di setiap 100 gramnya.

Ubi Jalar dan Kentang

Satu ubi jalar panggang ukuran sedang dengan kulitnya mengandung 3,8 g serat. Satu kentang ukuran sedang yang juga dibakar dengan kulitnya mengandung sekitar 3,6 gram serat. Kentang dan ubi jalar memang mengandung serat larut dan tidak larut. Beberapa penelitian juga menemukan bahwa serat dari ubi jalar juga memiliki efek pencahar yang lebih kuat dibandingkan sayuran lainnya. Ubi jalar ini juga begitu melimpah dapat kita temui di pasar tradisional Indonesia. Baca juga: Buah Tinggi Serat yang Baik Dikonsumsi Setiap Hari.

Brokoli

Satu mangkuk brokoli rebus mengandung sekitar 5,1 g serat. Selain itu, brokoli juga mengandung senyawa yang disebut sulforaphane, yang dapat membantu meningkatkan proses pencernaan dan melindungi usus. Dalam sebuah studi tahun 2017, makan 20 g brokoli mentah setiap hari selama 4 minggu dapat meredakan gejala sembelit, menyebabkan buang air besar lebih cepat, mengurangi risiko mengejan.

Baca Juga:  Awas! Kutil Kelamin di Anus

Tomat

Makanan berserat lainnya adalah tomat mengandung serat dan air, yang dapat meredakan sembelit dan memudahkan buang air besar. Tomat juga mengandung naringenin, antioksidan alami yang terbukti memiliki efek pencahar pada beberapa bentuk sembelit.

Jeruk

Kulit bagian dalam yang menutupi daging buah jeruk mengandung banyak serat. Seperti tomat, buah jeruk juga mengandung naringenin, senyawa yang memiliki efek pencahar yang baik untuk pencernaan. Jeruk juga mengandung banyak air, yang membantu meringankan sembelit dan melunakkan tinja.

Kiwi

Menurut FoodData Central, 100 gram buah Kiwi mengandung sekitar 3 gram serat dan banyak air. Penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi buah kiwi dapat bertindak sebagai pencahar, meningkatkan frekuensi dan kemudahan feses keluar, dan meningkatkan massa tinja, yang mengurangi waktu transit usus besar. Buah kiwi juga mengandung enzim zyactinase, yang juga dapat membantu meringankan sembelit dengan meningkatkan pencernaan.

Bit

Buah bit biasanya dikonsumsi sebagai jus. Bit memiliki kandungan serat tinggi sehingga dapat membantu meringankan gejala ambeien. Selain itu, bit juga punya banyak manfaat lainnya, seperti mengatasi anemia dan menurunkan tekanan darah.

Biji chia

Biji kecil berwarna hitam ini ternyata memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Selain banyak mengandung mineral yang baik untuk tubuh, biji chia juga mengandung banyak serat. Kamu bisa menambahkan biji chia ke oatmeal, jus, smoothie, atau makanan dan minuman lainnya.
Selain makan banyak serat, kamu juga harus minum air putih secara cukup. Menghidrasi tubuh dengan memenuhi asupan cairan yang dibutuhkan akan membantu usus bekerja dengan sempurna.

Rate this post