1,074 views
Ketahui Stadium Keparahan Wasir!

Stadium Keparahan Wasir – Meskipun bukan termasuk kondisi medis yang berat dan berbahaya, wasir tetap bisa mengganggu hidup penderitanya. Wasir muncul ditandai dengan adanya rasa sakit terutama saat penderita buang air besar. Apabila kondisinya sudah semakin parah, penderita juga akan mengalami rasa tidak nyaman bahkan sakit saat duduk. Pola makan kurang serat bisa memperparah kondisi wasir. Wasir akan berkembang ke stadion yang lebih lanjut.

Wasir atau ambeien merupakan pembuluh darah balik (vena) yang berada di anus. Persis berada di bawah selaput yang membatasi bagian rektum dan anus. Dalam istilah medis, dikenal dengan nama hemoroid yang sebenarnya adalah sekumpulan pembuluh darah vena yang mengalami pembesaran dan pembengkakan tersebut. Semakin dibiarkan kondisi wasir akan semakin parah. Untuk mengetahui tingkat atau stadium keparahan wasir dan bagaimana cara menanganinya, simak terus artikel ini ya.

Tingkat Stadium Keparahan Wasir Seseorang

Stadium Keparahan Wasir – Tingkat keparahan wasir pada seseorang terbagi menjadi 4 (empat) stadium, yaitu:

  • Stadium 1

Pada wasir tingkat 1 atau stadium 1 tanda awal kemunculannya mulai terjadi pembesaran vena di area anus. Ukuran benjolan wasir masih cukup kecil sehingga biasanya belum menimbulkan gejala rasa sakit apapun. Stadium ini baru dapat terdeteksi ketika penderita diperiksa dengan metode endoskopi. Meskipun masih kecil terkadang kondisi wasir sudah mulai menimbulkan rasa tidak nyaman saat penderita melakukan buang air besar (BAB).

  • Stadium 2

Pembesaran vena pada wasir stadium 2 sudah mulai dapat teraba. Wasir bisa keluar dari anus dan masuk kembali dengan spontan. Penderita wasir pada stadium ini belum mengalami pendarahan. Namun terkadang bisa terjadi infeksi yang mengakibatkan rasa panas dan gatal di anus. Rasa panas kemungkinan bisa meningkat saat penderita duduk terlalu lama atau saat BAB.

  • Stadium 3

Pembesaran vena lebih sering keluar dari anus pada stadium 3. Bahkan wasir sudah tidak bisa dimasukkan kembali oleh penderita secara spontan. Untuk memasukkannya perlu bantuan jari. Wasir pada stadium 3 dapat menimbulkan rasa panas saat duduk terlalu lama ataupun saat BAB. Ketika terjadi kontraksi, vena yang membesar memungkinkan pecah dan menimbulkan pendarahan.

  • Stadium 4

Pada stadium 4 pembesaran vena sudah tidak dapat penderita masukkan kembali, meskipun dengan bantuan jari. Hal yang cukup membahayakan adalah pendarahan semakin sering terjadi akibat vena yang semakin membesar. Dengan demikian dapat membuat penderita kekurangan darah atau penurunan hemoglobin (HB).

Baca Juga:  Pola Tidur dan Kondisi Ambeien, Apakah Berpengaruh?

Keempat stadium wasir di atas membutuhkan perawatan dan pengobatan yang berbeda tentunya. Semakin parah kondisi wasir semakin membutuhkan perawatan dan pengobatan yang intensif. Secara umum, penanganan wasir terdiri dari beberapa tindakan seperti penyuntikan, pengikatan, dan operasi.

Penyuntikan pada wasir memiliki tujuan untuk mematikan pembuluh darah agar tidak terus membesar. Sementara pengikatan merupakan tindakan mengikat pembuluh darah yang keluar dari anus. Tujuannya tidak lain agar darah tidak mampu lagi mengalir. Pembuluh darah akan mati dengan sendirinya. Sedangkan tindakan operasi memiliki tujuan untuk menghilangkan pembuluh darah yang membesar.

Metode Menghilangkan Wasir

Stadium Keparahan Wasir – Jika kondisi wasir sudah sampai pada stadium 3 dan 4, wasir harus segera dihilangkan. Wasir sudah tidak bisa menangani penderita dengan pengobatan atau terapi mandiri. Benjolan wasir harus dihilangkan melalui metode operasi di klinik atau rumah sakit.

Ada banyak macam tindakan operasi di klinik yang dapat penderita pilih untuk menghilangkan benjolan wasir. Mulai dari tindakan bedah hingga non bedah. Tindakan non bedah seringkali pasien memilih dengan alasan minim resiko rasa sakit pasca operasi. Berikut beberapa metode operasi non bedah yang tersedia di klinik atau rumah sakit:

  • Ultrasonic

Merupakan tindakan medis untuk mengatasi wasir dengan menggunakan teknologi minimal invasif. Artinya tindakan lebih meminimalkan luka sayatan dan rasa nyeri pada pasien. Risiko komplikasi yang mungkin terjadi lebih rendah. Selain itu masa pemulihan pun akan berlangsung lebih singkat.

Prinsip tindakan laser pada wasir adalah mereduksi jaringan yang mengalami dilatasi atau pembengkakan. Tindakan ini tidak menyentuh area anoderm (jaringan yang kaya akan menginervasi saraf). Ultrasonic bersifat melakukan rekonstruksi anatomi rektum secara alami.

  • Radiofrekuensi

Merupakan teknologi baru untuk atasi wasir dengan efektivitas tindakan mencapai 90% tanpa luka bakar. Prinsip utama radiofrekuensi adalah dengan memanfaatkan gelombang radio 4.0 Mhz yang dihantarkan melalui sebuah microfiber elektroda. Dengan demikian tidak menimbulkan rasa panas pada jaringan yang dikenai radiofrekuensi.

  • WellC (Ligating Band Untuk Ambeien)

Merupakan terapi yang mengkombinasikan agen skleroterapi injeksi dengan rubber band ligation atau ligasi karet. Injeksi skleroterapi dan ligasi karet sangat cocok digunakan untuk ambeien derajat 1, 2 dan 3 dengan efek samping minimal atau risiko yang relatif kecil. Demikian juga dengan tingkat kemungkinan pemulihan pasca tindakan.

Baca Juga:  6 Penyebab Benjolan di Dubur Tapi Bukan Wasir

Itulah sedikit informasi mengenai stadium keparahan wasir dan pengobatan yang bisa Anda pilih untuk menghilangkan benjolan wasir Anda. Jangan biarkan kondisi wasir Anda semakin buruk. Segera lakukan konsultasi dengan dokter dan lakukan penanganan yang tepat.

4/5 - (1 vote)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *