56 views
Penyebab Trombosis pada Wasir

Wasir adalah masalah kesehatan umum yang seringkali menyebabkan ketidaknyamanan pada banyak orang. Kondisi ini dapat menjadi lebih serius ketika terjadi trombosis pada wasir, yang dapat meningkatkan rasa nyeri dan memerlukan perhatian medis segera. Pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai penyebab trombosis pada penderita wasir.

Apa Itu Trombosis pada Wasir?

Trombosis pada wasir adalah kondisi ketika gumpalan darah terbentuk di dalam vena yang terletak di dekat atau dalam wasir. Wasir adalah pembengkakan atau pelebaran pembuluh darah di daerah rektum atau anus, dan mereka dapat menjadi meradang atau teriritasi. Trombosis adalah pembekuan darah yang terjadi dalam vena, yang bisa sangat menyakitkan.

Penyebab Trombosis pada Wasir

Trombosis pada wasir dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Beberapa penyebab umum meliputi:

1. Sembelit

Ketika seseorang menderita sembelit dan harus mengejan keras saat buang air besar, tekanan pada pembuluh darah di sekitar rektum dapat meningkat. Ini dapat menyebabkan pembengkakan atau peradangan pada wasir, yang pada gilirannya dapat menyebabkan pembentukan gumpalan darah.

2. Kehamilan

Wanita hamil memiliki risiko lebih tinggi mengalami wasir karena tekanan yang meningkat pada pembuluh darah akibat kandungan yang semakin membesar. Ini juga dapat menyebabkan pembentukan gumpalan darah.

Baca Juga:  Pengalaman Operasi Wasir dengan Metode Ultrasonic

3. Pengangkatan berat yang berlebihan

Angkat berat yang berlebihan atau terlalu banyak tekanan pada perut juga dapat meningkatkan risiko trombosis pada wasir.

Gejala Trombosis pada Wasir

Gejala trombosis pada wasir dapat bervariasi, namun gejala yang umum meliputi:

1. Nyeri yang intens

Rasa nyeri yang tajam dan intens di daerah wasir yang terkena. Nyeri ini seringkali disertai dengan perasaan terbakar atau gatal.

2. Pembengkakan dan peradangan

Pembengkakan dan peradangan di sekitar wasir yang terkena.

3. Pendarahan

Pendarahan ringan dapat terjadi, terutama saat buang air besar.

4. Sulit duduk atau berjalan

Karena rasa nyeri dan pembengkakan, penderita trombosis wasir mungkin merasa kesulitan untuk duduk atau berjalan dengan nyaman.

Pengobatan Trombosis pada Wasir

Pengobatan trombosis pada wasir tergantung pada tingkat keparahannya. Beberapa opsi pengobatan meliputi:

1. Obat-obatan

Dokter mungkin meresepkan obat pereda nyeri dan krim antiinflamasi untuk membantu meredakan gejala.

2. Penghilangan gumpalan darah

Dalam beberapa kasus, dokter dapat melakukan prosedur yang disebut insisi dan evakuasi. Ini melibatkan membuat sayatan kecil untuk mengeluarkan gumpalan darah dari wasir yang terkena.

3. Perubahan gaya hidup

Mengubah pola makan, menambahkan serat dalam diet, dan mencegah sembelit dapat membantu mencegah kambuhnya trombosis pada wasir.

4. Operasi

Jika gejalanya sangat parah atau berulang, dokter mungkin merekomendasikan operasi untuk mengangkat wasir.

Pencegahan Trombosis pada Wasir

Untuk mencegah trombosis pada wasir, ada beberapa tindakan pencegahan yang dapat diambil, termasuk:

1. Menghindari sembelit

Penting untuk menjaga diet sehat yang kaya serat dan cukup minum air untuk mencegah sembelit.

2. Hindari mengejan berlebihan

Saat buang air besar, hindari mengejan berlebihan, yang dapat meningkatkan tekanan pada wasir.

Baca Juga:  Apakah Diperlukan Tindakan Ketika Abses Perianal Pecah?

3. Olahraga teratur

Olahraga yang teratur dapat membantu menjaga sistem pencernaan sehat dan mengurangi risiko wasir.

Trombosis pada wasir adalah kondisi yang menyakitkan, tetapi dengan perawatan yang tepat dan tindakan pencegahan yang sesuai, banyak orang dapat mengelola gejalanya dan mencegah kambuhnya kondisi ini. Jika Anda mengalami gejala yang mencurigakan, segera konsultasikan dengan dokter Anda untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang sesuai. Apabila Anda bingung harus mulai darimana, Anda dapat mengunjungi ST Wasir Center untuk mendapatkan saran langsung dari profesional medis di bidangnya.

Rate this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *