151 views
7 Makanan Pantangan Ambeien dan Kebiasaan yang Harus Dihindari

Penderita ambeien perlu memperhatikan apa saja pantangan ambeien agar gejalanya tak semakin memburuk. Pasalnya, terdapat beberapa makanan dan kebiasaan buruk yang berisiko membuat gejala ambeien semakin parah. Ambeien merupakan penyakit yang disebabkan oleh meningkatnya tekanan dalam pembuluh darah di dalam dan sekitar anus. Kondisi tersebut biasanya dipicu oleh kebiasaan sering mengejan akibat sembelit. Lantas, apa saja makanan pantangan ambeien yang perlu diperhatikan? Simak ulasannya di sini.

Daftar Makanan Pantangan Ambeien

Mengonsumsi makanan yang tidak tepat menjadi salah satu faktor yang dapat memperparah gejala ambeien. Maka dari itu, penderita sebaiknya menghindari beberapa jenis makanan pantangan ambeien berikut ini.

1. Makanan Tinggi Garam – Makanan Pantangan Ambeien

Asupan garam berlebih dapat mengikat air di dalam tubuh. Hal ini akan meningkatkan volume darah dan tekanan pada pembuluh darah, termasuk pembuluh darah di bagian bawah tubuh yang dapat memicu ambeien.

2. Makanan Rendah Serat

Serat dikenal sebagai nutrisi yang dapat membantu melancarkan kerja sistem pencernaan. Sebaliknya, kekurangan serat dapat menyebabkan sembelit, sehingga berisiko memperburuk gejala ambeien atau wasir. Pengidap ambeien disarankan untuk membatasi konsumsi makanan pantangan ambeien yang rendah serat, seperti daging merah dan roti tawar putih.

Baca Juga:  Dampak Fistula Ani pada Kualitas Hidup Pasien

3. Makanan Pedas

Makanan pantangan ambeien yang perlu dihindari selanjutnya adalah makanan pedas. Jenis makanan ini dapat memicu mulas dan meningkatkan frekuensi BAB. Sehingga penderita pun akan merasakan nyeri dan tidak nyaman di sekitar anus.

4. Suplemen Zat Besi dan Zinc

Zat besi dan zinc diketahui dapat memicu masalah pencernaan, seperti sembelit, sehingga dapat memperburuk gejala ambeien. Maka dari itu, penderita ambeien tidak disarankan untuk mengonsumsi suplemen zat besi tanpa pengawasan dari dokter. Selain itu, suplemen zat besi sendiri dapat meningkatkan keparahan dan banyaknya darah ambeien.

Apabila ingin mengonsumsi suplemen tertentu, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter melalui layanan telekonsultasi yang dapat diakses melalui aplikasi MySiloam. Layanan ini memungkinan Anda berdiskusi dengan dokter secara online dari rumah.

5. Alkohol dan Kafein

Pantangan ambeien berikutnya adalah mengonsumsi minuman beralkohol dan yang mengandung kafein. Minuman beralkohol dan tinggi kafein, seperti kopi, dapat menyebabkan feses menjadi lebih keras sehingga akan sulit dikeluarkan. Hal tersebut dapat menambah rasa nyeri dan tidak nyaman bagi penderita ambeien saat sedang buang air besar (BAB).

Kafein dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil. Semakin sering penderita buang air kecil, maka semakin berkurang pula cairan dalam tubuhnya. Padahal, cairan tubuh diperlukan untuk menjaga tekstur feses tetap lunak.

6. Makanan Olahan – Makanan Pantangan Ambeien

Makanan olahan, seperti fast food dan frozen food, adalah jenis asupan yang menjadi pantangan ambeien selanjutnya. Hal ini dikarenakan makanan olahan umumnya memiliki kadar garam yang tinggi sehingga berisiko memperburuk gejala ambeien.

7. Makanan Berlemak – Makanan Pantangan Ambeien

Makanan berlemak menjadi salah satu pantangan ambeien karena lemak memakan waktu lebih lama untuk dicerna oleh tubuh. Akibatnya, sistem pencernaan harus bekerja lebih keras sehingga meningkatkan risiko nyeri perut dan memperparah ambeien. Beberapa jenis makanan berlemak yang perlu dihindari adalah:

  • Gorengan.
  • Produk olahan susu, seperti keju, whipped cream.
  • Kulit ayam.
  • Daging berlemak.
  • Makanan yang mengandung mentega.
Baca Juga:  Bolehkan Berolahraga Setelah Operasi?

Kebiasaan yang Perlu Dihindari Pengidap Ambeien

Selain memperhatikan pilihan makanan, ada pula beberapa kebiasaan yang sebaiknya tidak dilakukan atau dihentikan oleh pengidap ambeien. Berikut masing-masing penjelasannya.

1. Malas Beraktivitas

Menerapkan gaya hidup sedentary lifestyle seperti menghabiskan lebih banyak waktu untuk duduk dan berbaring di kasur. Kebiasaan ini dapat memicu gejala ambeien.

Kurang bergerak akan memperlambat kerja organ-organ tubuh, termasuk organ sistem pencernaan. Untuk itu, Anda dapat memulai gaya hidup aktif dengan melakukan aktivitas fisik secara rutin, seperti jogging, yoga, dan bersepeda.

2. Menahan BAB

Tak jarang seseorang memiliki kebiasaan menahan buang air besar. Kebiasaan yang terlihat sepele ini rupanya dapat memengaruhi aktivitas BAB. Kebiasaan menahan BAB menyebabkan feses menjadi keras dan kering sehingga sulit dikeluarkan.

Feses yang keras dan kering akan menyebabkan seseorang harus mengejan untuk mengeluarkan feses, akhirnya gejala ambeien pun semakin memburuk. Terutama pada pengidap ambeien internal yang benjolannya terletak dalam dinding anus, kebiasaan mengejan dapat mendorong benjolan keluar dan menimbulkan rasa nyeri serta risiko perdarahan.

3. Berlama-lama di Toilet

Pantangan ambeien selanjutnya adalah duduk berlama-lama di toilet. Kebiasaan ini sering kali dipicu oleh keinginan bermain HP atau membaca buku saat buang air besar. Tak banyak yang sadar bahwa kebiasaan ini bisa memberikan dampak buruk bagi ambeien.

Terlalu lama duduk di toilet dapat memberikan tekanan ekstra pada pembuluh darah di sekitar anus. Akibatnya, risiko terkena ambeien atau memburuknya gejala ambeien akan semakin tinggi.

 

Apabila Anda atau kerabat terdekat mengalami gejala ambeien yang tak kunjung membaik meski sudah melakukan perawatan di rumah, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter di Klinik ST Wasir Center agar mendapatkan penanganan secara tepat

4.9/5 - (7 votes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *