Ambeien atau wasir bukan hanya menimbulkan rasa tidak nyaman saat BAB. Pada sebagian orang, keluhan ambeien seperti nyeri, rasa mengganjal, gatal, atau perih di area anus juga dapat menyebabkan susah tidur, terutama ketika gejala sedang kambuh.
Saat berbaring, penderita mungkin lebih menyadari rasa nyeri atau tekanan di sekitar anus. Kondisi ini bisa membuat sulit menemukan posisi tidur yang nyaman dan menyebabkan seseorang sering terbangun pada malam hari.
Kenapa ambeien bisa membuat susah tidur?
Beberapa keluhan ambeien yang dapat mengganggu waktu istirahat antara lain:
- Nyeri pada anus, terutama pada ambeien yang mengalami komplikasi seperti trombosis.
- Rasa gatal dan panas di sekitar anus.
- Benjolan yang terasa mengganjal ketika duduk maupun berbaring.
- Perdarahan setelah BAB yang disertai rasa tidak nyaman.
- Kekhawatiran terhadap kondisi anus sehingga membuat tubuh sulit rileks.
Namun, sulit tidur tidak selalu disebabkan oleh ambeien. Jika seseorang mengalami insomnia terus-menerus, sebaiknya penyebab lain juga dipertimbangkan.
Bagaimana agar lebih nyaman saat tidur?
Jika keluhan ambeien sedang kambuh, beberapa hal sederhana dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman:
1. Hindari mengejan saat BAB
Mengejan terlalu kuat dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di area anus dan memperburuk keluhan.
2. Cukupi kebutuhan serat dan cairan
Makanan berserat dan konsumsi air yang cukup membantu menjaga feses tetap lunak sehingga BAB lebih mudah.
3. Jangan terlalu lama duduk di toilet
Kebiasaan bermain ponsel sambil BAB dapat membuat seseorang duduk lebih lama dari yang diperlukan.
4. Jaga kebersihan area anus
Bersihkan anus secara lembut setelah BAB dan hindari menggosok terlalu keras.
5. Perhatikan keluhan yang terus berulang
Jika nyeri atau benjolan terus mengganggu tidur, jangan hanya mengandalkan obat atau perawatan rumahan. Pemeriksaan oleh dokter dapat membantu mengetahui jenis dan tingkat keparahan ambeien.
Ambeien menyebabkan susah tidur: Kapan sebaiknya diperiksa?
Jika ambeien sudah menyebabkan nyeri berat, perdarahan berulang, benjolan yang semakin mengganggu, atau susah tidur, sebaiknya lakukan pemeriksaan. Keluhan di anus juga tidak selalu disebabkan oleh ambeien karena dapat menyerupai kondisi lain seperti fisura ani atau fistula ani.
Di ST Wasir Center, pasien dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis bedah untuk mengetahui penyebab keluhan dan menentukan penanganan yang sesuai. Pemeriksaan dilakukan berdasarkan kondisi masing-masing pasien, sehingga tidak semua kasus ambeien harus mendapatkan tindakan operasi.