Menjaga kesehatan anus sering kali dianggap sepele. Padahal, kebiasaan sehari-hari seperti cara BAB, pola makan, kebersihan, hingga terlalu lama duduk di toilet dapat memengaruhi kesehatan area anus dan meningkatkan risiko munculnya berbagai keluhan seperti ambeien, fisura ani, maupun iritasi. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menjaga anus tetap sehat.
Ketika sudah muncul keinginan untuk BAB, sebaiknya segera ke toilet. Terlalu sering menahan BAB dapat membuat feses menjadi lebih keras dan akhirnya membutuhkan mengejan lebih kuat.
2. Hindari mengejan terlalu kuat
Mengejan berlebihan dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di sekitar anus. Kebiasaan ini merupakan salah satu faktor yang dapat berkontribusi terhadap munculnya atau memburuknya ambeien.
3. Perbanyak makanan berserat: cara menjaga anus tetap sehat
Konsumsi sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan sumber serat lainnya membantu menjaga konsistensi feses agar lebih lunak. Pastikan juga kebutuhan cairan tercukupi.
4. Jangan terlalu lama duduk di toilet
Toilet sebaiknya digunakan untuk BAB, bukan tempat berlama-lama bermain ponsel. Duduk terlalu lama dapat meningkatkan tekanan pada area anus.
5. Bersihkan anus dengan lembut: cara menjaga anus tetap sehat
Setelah BAB, bersihkan area anus secara perlahan. Hindari menggosok terlalu keras atau menggunakan produk yang dapat menyebabkan iritasi.
6. Tetap aktif bergerak
Kurangi kebiasaan duduk dalam waktu yang sangat lama. Berjalan kaki atau melakukan aktivitas fisik secara rutin dapat membantu menjaga fungsi pencernaan dan pola BAB.
7. Jangan mengabaikan keluhan pada anus
Rasa nyeri, gatal, perdarahan, benjolan, atau keluarnya cairan dari anus sebaiknya tidak dianggap sebagai hal yang normal jika terus terjadi. Keluhan tersebut dapat berkaitan dengan ambeien, fisura ani, fistula ani, atau kondisi lainnya.
Kesehatan anus dimulai dari kebiasaan sehari-hari
Tidak semua masalah anus dapat dicegah hanya dengan perubahan pola hidup. Jika keluhan sudah muncul dan tidak membaik, pemeriksaan dokter diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.
Di ST Wasir Center, pasien dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis bedah mengenai berbagai masalah anorektal, termasuk ambeien, fistula ani, dan fisura ani. Penanganan akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.