10 views
Gaya Hidup Sehat Agar Terhindar dari Wasir

Banyak faktor gaya hidup yang membuat seseorang berisiko untuk mengalami gangguan wasir atau ambeien. Seseorang yang jarang bergerak dan berolahraga terbilang mempunyai risiko yang lebih tinggi untuk terserang wasir. Maka dari itu, Anda dapat mencegah terjadinya wasir dengan gaya hidup sehat agar terhindar dari wasir. Berikut bahasan lengkapnya!

Gaya Hidup yang Dapat Menjadi Penyebab Wasir

Wasir adalah salah satu jenis penyakit yang kerap terjadi pada penduduk Indonesia. Gangguan ini terjadi ketika pembuluh darah balik (vena) di daerah anus membengkak dan meradang. Hal tersebut menyebabkan hambatan pada aliran darah dari pembuluh balik. Penyakit yang disebut sebagai ambeien ini sering dianggap tidak berbahaya jika menyerang.

Wasir atau dalam bahasa inggris disebut ‘hemorrhoid’ dapat disebabkan oleh pola makan dan kebiasaan sehari-hari yang buruk. Banyak orang yang terlambat menyadari jika dirinya sudah mengidap wasir. Faktanya, wasir dapat menyebabkan pengidapnya sulit untuk beraktivitas sehari-hari. Hal tersebut dikarenakan rasa sakit yang timbul ketika duduk.

Maka dari itu, penting untuk mengetahui beberapa kebiasaan yang dapat menjadi penyebab wasir. Hal tersebut patut diketahui agar dapat mencegahnya sebelum terjadi. Berikut beberapa kebiasaan-kebiasaan tersebut:

  • Terlalu lama duduk di toilet

Salah satu kebiasaan yang menjadi penyebab wasir pada seseorang adalah terlalu lama duduk di toilet. Di zaman yang serba gadget ini, banyak orang yang menghabiskan banyak waktu ketika buang air besar. Waktu yang dihabiskan saat menggunakan gawai tersebut dapat menimbulkan peradangan pada anus yang bisa berakhir pada wasir.

Baca Juga:  Yuk Kupas Tuntas Sembelit!

Semakin lama seseorang duduk di toilet, maka semakin bertumpuk darah yang mengalir ke pembuluh darah bagian bawah karena dampak gravitasi. Maka dari itu, cobalah untuk menghentikan kebiasaan tersebut yang dapat meningkatkan risiko terkena wasir. Manfaat lainnya yang dapat dirasakan adalah tidak banyak waktu yang terbuang, sehingga lebih produktif.

  • Kurangnya Asupan Serat dan Air

Seseorang yang terbilang minim memenuhi asupan serat dan air pada tubuh juga dapat kebiasaan yang menjadi penyebab terjadinya wasir. Korelasi dari hal tersebut adalah tubuh yang cukup serat akan lebih mudah untuk mengeluarkan kotoran, sehingga waktunya lebih singkat saat ke toilet. Selain itu, air juga dapat menjaga usus tetap sehat sehingga proses pencernaan lebih lancar. Apabila tidak tercukupi, pembuluh darah di anus akan tertekan yang berakibat terjadinya wasir.

  • Terlalu banyak mengangkat barang yang berat

seseorang juga meningkatkan risiko untuk terkena wasir jika mempunyai kebiasaan mengangkat barang yang berat. Hal tersebut disebabkan tekanan pada rektum yang menimbulkan pembengkakan dengan hasil akhirnya adalah wasir. Maka dari itu, penting untuk mengetahui cara mengangkat beban yang berat agar tidak berdampak buruk bagi tubuh.

  • Terlalu banyak meminum alkohol

Kebiasaan buruk lainnya yang dapat menjadi penyebab wasir adalah terlalu banyak mengonsumsi alkohol. Setelah mengonsumsi minuman yang memabukkan tersebut, dehidrasi dapat terjadi. Gangguan yang terjadi karena kekurangan cairan tersebut dapat menjadi penyebab wasir sehingga pencernaan dan buang air besar terganggu. Maka dari itu, memastikan tubuh tetap terhidrasi sangat penting untuk dilakukan.

  • Sering mengkonsumsi makanan pedas

Makanan pedas seperti cabai dan keluarganya mengandung capsaicin, dimana akan menimbulkan sensasi panas ketika BAB dan mencetus pembengkakan pada anus. Jika demikian, maka faktor risiko terjadi wasir akan semakin tinggi. Oleh karena itu batasilah makanan pedas. 

  • Ragu dan malu konsultasi ke dokter

Janganlah merasa malu atau sungkan bila terkena wasir. Anda bisa berkonsultasi ke dokter di Klinik Bedah STWC. Pemeriksaan dilakukan dengan anuscopy jadi wasir bisa terlihat lebih jelas. Selain itu, perlu untuk menjaga gaya hidup sehat agar terhindar dari penyakit wasir.

Rate this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *