9 views
Waspada! Abses Perianal Penyebab Fistula Ani

Abses perianal adalah rongga berisi nanah yang terbentuk di dalam alur saluran anus. Abses perianal paling sering disebabkan oleh akumulasi bakteri umum di jaringan yang rentan atau terganggu. Ketika tubuh mencoba mengendalikan infeksi, sel darah putih yang terbunuh dan cairan tubuh lainnya mulai terkumpul di jaringan dan membentuk kantong nanah. Abses Perianal juga berisiko menjadi penyebab terjadinya Fistula Ani.

Abses perianal umumnya ditandai dengan benjolan kecil kemerahan, terasa panas di sekitar anus. Pada beberapa kasus, abses perianal juga dapat muncul di rektum (bagian akhir usus besar sebelum anus).

Bagaimana Proses Berkembangnya Abses Perianal Menjadi Fistula Ani?

Abses perianal yang tidak diatasi atau tidak sembuh dengan sempurna. Seiring waktu, penumpukan nanah pada abses perianal akan menekan area di sekelilingnya dan mencari jalan keluar. Akibatnya, terbentuklah sebuah saluran dari abses ke anus atau dubur yang dikenal dengan fistula ani. Penyebab ini yang paling banyak terjadi pada kasus fistula ani. Sekitar 50 persen pengidap abses perianal berisiko mengalami fistula ani.

Fistula ani adalah terbentuknya saluran di antara ujung usus besar dan kulit di sekitar anus atau dubur. Kondisi ini disebabkan oleh adanya infeksi yang berkembang menjadi benjolan berisi nanah (abses) di area kulit sekitar anus. Abses di dekat anus dapat terus berkembang bila tidak diatasi. Lama-kelamaan, nanah dalam abses tersebut akan berusaha mencari jalan keluar dari tubuh dan membentuk saluran di bawah kulit sampai ke anus.

Kondisi ini akan membuat rasa sakit yang berulang dan luka disekitar anus yang selalu mengeluarkan nanah atau darah. Pada beberapa kasus yang disertai dengan komplikasi seperti diabetes melitus dapat menyebabkan infeksi berat (sepsis) yang dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu Anda harus waspadai abses perianal yang bisa membahayakan hidup Anda.

Baca Juga:  Tindakan untuk Penanganan Fistula Ani Sebelum Terlambat

Waspada Penyakit Fistula Ani

Lalu apa yang harus Anda waspadai? Sebagian besar fistula ani berasal dari abses perianal atau bisul di anus. Abses perianal kerap kali disepelekan atau dianggap sudah sembuh, bisa juga karena operasi yang kurang bersih sehingga fistula ani ini tumbuh dengan subur. Akibatnya membentuk muara di kulit sekitar anus yang selalu basah berbau dan gatal. Awas, Ini tanda2 klasik dari Fistula ani.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menurunkan risiko terbentuknya fistula ani, yaitu.

  • Menjaga kebersihan alat kelamin, anus, dan area di sekitarnya.
  • Tidak berganti-ganti pasangan dalam berhubungan intim.
  • Menerapkan pola makan sehat dan bergizi seimbang, serta minum air putih dalam jumlah yang cukup.
  • Melakukan pengobatan dan kontrol berkala ke dokter bila menderita penyakit yang dapat meningkatkan risiko terjadinya fistula ani.

Sebelum abses perianal yang Anda derita menjadi penyebab munculnya fistula ani, segera konsultasikan keluhan Anda di Klinik ST Wasir Center. Anda akan ditangani oleh dokter spesialis bedah berpengalaman dengan menggunakan metode canggih dari Korea yang memiliki berbagai keunggulan diantaranya: minim perdarahan, minim nyeri, tidak perlu rawat inap, dan abses perianal dapat sembuh total tanpa kambuh kembali. Segera booking disini.

Rate this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *