172 views
Ketahui Faktor yang Berperan dalam Penyebab Abses Perianal

Abses perianal adalah kondisi medis yang sering terjadi di daerah sekitar anus atau dubur. Penyebab abses perianal terbentuk akibat infeksi pada kelenjar anal, yang menyebabkan penumpukan nanah di dalam jaringan. Penyakit ini bisa menyebabkan rasa sakit yang hebat dan ketidaknyamanan bagi penderitanya. Untuk mengatasi dan mencegah, penting bagi kita untuk memahami penyebab abses perianal.

Penyebab Abses Perianal

1. Infeksi kelenjar

Abses perianal sering kali disebabkan oleh infeksi pada kelenjar anal. Kelenjar-kelenjar ini bertugas mengeluarkan lendir ke saluran anal untuk membantu pelumasan dan menjaga kelembaban. Ketika saluran ini tersumbat oleh kotoran atau faktor lainnya, bakteri bisa berkembang biak dan menyebabkan infeksi. Infeksi inilah yang akhirnya memicu pembentukan abses.

2. Kondisi medis tertentu penyebab abses perianal

Beberapa kondisi medis juga dapat meningkatkan risiko seseorang terkena abses perianal. Salah satunya adalah penyakit Crohn, yaitu penyakit inflamasi usus yang dapat mempengaruhi berbagai bagian saluran pencernaan, termasuk bagian akhir rektum dan anus. Selain itu, penyakit radang usus lainnya, seperti kolitis ulseratif, juga dapat menjadi faktor risiko abses perianal.

3. Trauma pada daerah perianal sehingga menjadi penyebab abses

Cedera atau trauma pada daerah perianal juga dapat menyebabkan abses. Cedera tersebut bisa terjadi akibat peregangan yang berlebihan atau robekan pada kulit di sekitar anus, misalnya ketika melahirkan, mengalami diare yang berat, atau karena aktivitas fisik yang berlebihan.

Baca Juga:  Benarkah Kelebihan Berat Badan (obesitas) dapat Menyebabkan Wasir?  

4. Penyumbat folikel rambut

Penyumbatan folikel rambut di sekitar anus juga bisa menyebabkan abses. Hal ini sering terjadi pada orang yang sering mengalami masalah seperti folikulitis (infeksi folikel rambut) atau yang memiliki pertumbuhan rambut yang tidak normal di daerah perianal.

5. Kurangnya kebersihan dan hygienes

Kurangnya kebersihan dan higienis di area anus dapat memfasilitasi masuknya bakteri atau kotoran ke dalam jaringan, yang akhirnya bisa menyebabkan infeksi dan abses. Oleh karena itu, menjaga kebersihan area perianal sangat penting untuk mencegah potensi infeksi.

6. Penyakin menular seksual

Beberapa penyakit menular seksual (PMS) juga dapat berkontribusi pada risiko abses perianal. Infeksi seperti herpes genital dan sifilis dapat menyebabkan luka di sekitar anus yang dapat menjadi pintu masuk bagi bakteri dan akhirnya menyebabkan pembentukan abses.

Abses perianal adalah kondisi yang menyakitkan dan bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Beberapa faktor penyebab abses perianal meliputi infeksi kelenjar anal, kondisi medis tertentu seperti penyakit Crohn, trauma pada daerah perianal, penyumbatan folikel rambut, kurangnya kebersihan, dan infeksi penyakit menular seksual. Menghindari faktor-faktor risiko ini dan menjaga kebersihan yang baik dapat membantu mencegah terjadinya abses perianal. Jika Anda mengalami gejala abses perianal atau memiliki risiko tinggi, segera konsultasikan dengan tenaga medis untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

Konsultasikan wasir atau penyakit anorektal kamu dengan dr. Tony Sukentro, Sp.B di Klinik ST Wasir Center Jakarta. ST Wasir Center hadir sebagai solusi permasalahan wasir dengan membawa berbagai layanan metode terkini untuk pengobatan wasir. Pengobatannya juga dilakukan oleh dokter spesialis bedah berpengalaman dengan tenaga medis ahli professional, juga harga yang terjangkau oleh semua kalangan.

Baca Juga:  6 Efek Samping Operasi Fistula Ani yang Perlu Diwaspada

Kamu, bisa melakukan konsultasi terlebih dahulu mengenai biaya, lokasi, hingga metode yang ada di ST Wasir Center dengan menghubungi nomor 0878-8756-6315 melalui layanan konsultasi Whatsapp.

Rate this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *